Sinergi Data dan Ideologi, Sosialisasi EMIS GTK IMP di Siak Gaungkan Sekolah Damai

  • 29 Apr 2026 08:56 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Siak - Cuaca teduh menyelimuti Balairung Datuk 4 Suku, Komplek Rumah Rakyat Abdi Praja, saat ratusan kepala madrasah dan operator berkumpul dalam agenda strategis bertajuk “Sosialisasi EMIS GTK IMP dan Penguatan Kompetensi Operator Madrasah”. Kegiatan yang diinisiasi oleh Forum Komunikasi Kepala Madrasah (FKKM) Kabupaten Siak ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola data pendidikan sekaligus meneguhkan peran madrasah sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di Negeri Istana.

Ketua Panitia sekaligus Ketua FKKM Kabupaten Siak, Idris, menegaskan pentingnya validitas data dalam mendukung kemajuan madrasah.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh operator madrasah di Kabupaten Siak memiliki pemahaman yang seragam dan mumpuni. Tanpa data yang valid, perjuangan kita untuk memajukan madrasah akan sangat sulit diwujudkan,” ujar Idris, Rabu 29 April 2026.

Acara ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis pengelolaan data, tetapi juga menghadirkan pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan aspek administratif dan ideologis. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dirancang untuk meningkatkan profesionalisme operator madrasah dalam menghadapi tantangan digitalisasi data pendidikan yang semakin kompleks.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Fuadi Ahmad, turut mengingatkan peran vital operator dalam sistem administrasi pendidikan.

“Data yang bapak dan ibu input adalah dasar dari pengambilan kebijakan, baik itu terkait bantuan maupun kesejahteraan guru. Oleh karena itu, bekerjalah dengan ketelitian tinggi dan penuh rasa tanggung jawab,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang terjalin dalam kegiatan ini.

“Madrasah bukan hanya tempat mencetak generasi yang cerdas secara kognitif, tetapi juga generasi yang memiliki kecintaan luar biasa terhadap tanah air. Mari kita jadikan madrasah di Siak sebagai barometer sekolah yang damai dan tertib administrasi,” tuturnya.

Selain penguatan teknis melalui pemaparan sistem EMIS GTK IMP, kegiatan ini juga diwarnai dengan edukasi kebangsaan yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang damai, inklusif, dan bebas dari paham radikal. Sinergi antara FKKM, Kementerian Agama, pemerintah daerah, serta aparat keamanan menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga kualitas pendidikan madrasah yang unggul dan berintegritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....