DTPHP Bengkalis Sosialisasi Kurban tanpa Plastik

  • 21 Apr 2026 19:36 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis mulai menyosialisasikan pengurangan penggunaan kantong plastik dalam pembagian daging hewan kurban kepada masyarakat dan panitia kurban.

Hal tersebut disampaikan Pejabat Fungsional Veteriner DTPHP Bengkalis, drh. M. H. Mardani, saat diwawancarai, Selasa, 21 April 2026. Ia menjelaskan sosialisasi telah mulai dilakukan kepada sejumlah panitia kurban agar ke depan tidak lagi menggunakan kantong plastik dalam pendistribusian daging.

“Kami sudah menyampaikan sosialisasi kepada beberapa panitia kurban agar dalam pendistribusian daging tidak lagi menggunakan kantong plastik, melainkan wadah lain yang biasa digunakan masyarakat sehari-hari,” ujar Mardani.

Menurutnya, pengawasan yang dilakukan DTPHP tidak hanya terbatas pada kesehatan hewan kurban, tetapi juga mencakup proses pengemasan daging agar sesuai standar yang baik dan higienis.

“Produk hewan kurban ini sebenarnya terbagi menjadi tiga, yakni daging merah, jeroan, dan bagian lainnya. Pengemasannya seharusnya dipisahkan dengan wadah yang berbeda agar tetap higienis,” jelasnya.

Mardani menambahkan, imbauan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sebenarnya telah disampaikan sejak tahun sebelumnya melalui edaran resmi. Dalam edaran tersebut, masyarakat dianjurkan menggunakan wadah yang mudah dibersihkan dan ramah lingkungan.

“Selain alasan lingkungan, saat ini juga terjadi peningkatan harga kantong plastik. Ini menjadi salah satu pertimbangan untuk mulai beralih ke wadah non-plastik pada pelaksanaan kurban mendatang,” katanya.

Ia menyebutkan, sosialisasi ini akan terus dilakukan hingga menjelang Hari Raya Iduladha. Beberapa panitia kurban disebut telah menerima dan siap menerapkan imbauan tersebut.

“Secara teknis, nantinya masyarakat penerima daging kurban bisa membawa wadah sendiri saat pengambilan. Namun akan lebih baik jika panitia juga menyediakan wadah alternatif selain kantong plastik,” tutur Mardani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....