Bupati Siak Resmikan Galangan Kapal Terpadu KITB

  • 21 Apr 2026 11:45 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Siak - Bupati Siak Afni Zulkifli meresmikan pembangunan galangan kapal terpadu milik PT Mitra Nusantara Shipyard (MNS) sekaligus pembukaan akses jalan sepanjang 1,2 kilometer di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Senin 20 April 2026. Pembangunan ini menjadi langkah awal menghidupkan kembali kawasan industri strategis tersebut.

Investasi pembangunan galangan kapal ini sepenuhnya berasal dari swasta dengan nilai lebih dari Rp300 miliar, di mana tahap pertama direalisasikan sebesar Rp100 miliar lebih. Galangan kapal tersebut diproyeksikan menjadi pusat layanan perbaikan dan pembangunan kapal terbesar di Sumatera.

“Ini menjadi awal kebangkitan KITB yang baik. Saya berterima kasih kepada PT MNS yang dengan berani mengucurkan investasi besar di KITB. Kepercayaan investor adalah modal agar kawasan ini terus berkembang ke depan,” ujar Afni dalam sambutannya.

Afni menyebut KITB memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Siak, bahkan di Provinsi Riau dan Sumatera. “KITB menjadi jantung ekonomi baru di Kabupaten Siak, bahkan Provinsi Riau dan Sumatera. Lokasi ini diharapkan menjadi jalur distribusi pasokan komoditas, baik ke dalam maupun ke luar Provinsi Riau, bahkan lintas negara,” kata Afni.

Ia juga menegaskan pentingnya penataan ulang kawasan industri tersebut, termasuk percepatan perizinan dan kepastian hukum bagi investor. “Kawasan ini harga mati untuk terus dikembangkan. Saya juga meminta agar kawasan ini ditata ulang. Investasi dipermudah, proses perizinan dipercepat, aturan hukumnya diperjelas, agar investor tidak ragu dan memiliki kepastian berinvestasi di sini. Saya ingatkan kepada jajaran saya, jangan ada pungli kepada para investor,” tegas Afni.

Sementara itu, Direktur PT MNS Yudi Utomo menyampaikan pembangunan galangan kapal ini akan menyerap sekitar 200 tenaga kerja lokal. “Sejak dibangun hingga beroperasi nanti, kami membutuhkan kurang lebih 200 tenaga kerja. Spesifikasinya mayoritas tenaga teknik, terutama teknik pengelasan. Kami mengikuti arahan Ibu Bupati untuk memprioritaskan warga Siak,” ujar Yudi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....