Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat
- 18 Apr 2026 09:50 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia, Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54 tahun), meninggal dunia pada Sabtu, 18 April 2026 dini hari sekitar pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta. Almarhum wafat akibat serangan jantung.
Informasi ini disampaikan oleh Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting. Ia menjelaskan, sebelum meninggal dunia, almarhum sempat menghadiri kegiatan Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) di Kampus LSPR, Jumat malam.
“Setelah acara, beliau sempat makan malam bersama sejumlah pengurus PWI di kawasan Jalan Jaksa. Namun sekitar pukul 21.00 WIB, beliau tiba-tiba mengalami sesak dada hebat, lemas, dan muntah,” ujar Sumber Rajasa Ginting, Sabtu 18 April 2026.
Melihat kondisi tersebut, Zulmansyah segera dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan diagnosis dokter, almarhum mengalami serangan jantung, yang juga berkaitan dengan riwayat penyakit jantung yang dimilikinya.
“Pihak rumah sakit sempat menyarankan untuk dirujuk ke RS Jantung Harapan Kita. Namun, di tengah upaya penanganan, beliau dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.10 WIB,” jelasnya.
Kepergian Zulmansyah Sekedang menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar PWI dan insan pers nasional. Almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah, energik, serta memiliki dedikasi tinggi dalam membangun organisasi dan dunia jurnalistik.
Dalam perjalanan kariernya, Zulmansyah memiliki rekam jejak panjang di tubuh PWI, di antaranya pernah menjabat sebagai Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode (2017–2022 dan 2022–2027), Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat hasil Kongres ke-24 di Bandung tahun 2023, Pelaksana Tugas Ketua Umum PWI Pusat, hingga Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa.
Terakhir, ia dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat hasil Kongres Persatuan yang digelar pada 29–30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat. Dalam masa kepemimpinannya, ia dikenal sebagai figur pemersatu yang berperan penting dalam mengakhiri dualisme kepengurusan PWI Pusat.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhum.
“Kami kehilangan salah satu kader terbaik yang selalu total dalam bekerja untuk organisasi. Semangat dan dedikasi beliau akan selalu kami kenang,” ujarnya.
PWI Pusat mengajak seluruh pengurus, anggota, insan pers, serta masyarakat luas untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....