Pemkab Meranti Dorong Perlindungan Pekerja Melalui Program UCJ
- 16 Apr 2026 16:45 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Selatpanjang - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Monitoring dan Evaluasi Universal Coverage Jamsostek (UCJ) serta pekerja rentan di Gedung Kuning Kantor Bupati, Rabu 15 April 2026. Kegiatan ini dihadiri Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti M. Mahdi yang mewakili Bupati AKBP (Purn) H. Asmar, serta sejumlah pejabat daerah dan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai, Fadly Maulana, mengungkapkan bahwa cakupan kepesertaan di Kepulauan Meranti masih tergolong rendah dibandingkan total potensi tenaga kerja yang mencapai sekitar 93 ribu orang. Saat ini, peserta aktif baru sekitar 29 ribu orang.
“Total potensi pekerja di Kepulauan Meranti mencapai sekitar 93 ribu orang, namun yang sudah aktif menjadi peserta baru sekitar 29 ribu,” ujarnya, Kamis 16 April 2026.
Ia merinci, pada sektor pekerja penerima upah terdapat sekitar 35 ribu potensi peserta, namun yang aktif baru sekitar 15 ribu orang atau sekitar 47 persen. Sementara sektor bukan penerima upah dari potensi 53 ribu pekerja, baru sekitar 13 ribu yang terdaftar atau sekitar 25 persen. Bahkan sektor jasa konstruksi baru sekitar 4 persen yang terdaftar.
“Ini menjadi tantangan bersama. Kami berharap OPD terkait dapat menindaklanjuti, termasuk mendorong kontraktor untuk mendaftarkan pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” tambah Fadly.
Sementara itu, Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti, M. Mahdi, menegaskan FGD ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan. “FGD ini menjadi strategi kolaboratif yang efektif dalam monitoring dan evaluasi. Kita ingin memastikan seluruh pekerja, baik formal maupun informal, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....