PWI Bengkalis Imbau Jurnalis Terapkan Pemberitaan Ramah Anak
- 15 Apr 2026 16:33 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis mengimbau seluruh jurnalis agar konsisten menerapkan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) dalam setiap karya jurnalistik.
Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen dalam melindungi hak-hak anak, khususnya dalam pemberitaan yang berkaitan dengan kasus hukum, kekerasan, maupun peristiwa lain yang melibatkan anak di bawah umur.
Sekretaris PWI Bengkalis, Agustiawan, menegaskan jurnalis memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk tidak mengeksploitasi identitas anak dalam pemberitaan.
“Setiap jurnalis wajib memahami dan menerapkan pedoman pemberitaan ramah anak. Identitas anak, baik sebagai korban maupun pelaku, harus dilindungi untuk menjaga masa depan dan kondisi psikologis mereka,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, masih ditemukan sejumlah pemberitaan yang mengungkap identitas anak, termasuk dalam kasus dugaan kekerasan seksual. Hal tersebut dinilai bertentangan dengan Kode Etik Jurnalistik, khususnya Pasal 5 yang mengatur perlindungan identitas korban kejahatan.
Menurutnya, media harus menghindari pencantuman nama, alamat, sekolah, maupun informasi lain yang dapat mengarah pada identitas anak. Selain itu, penggunaan foto atau visual yang memperlihatkan wajah anak juga harus dihindari, guna mencegah dampak buruk di kemudian hari.
Agustiawan menambahkan, pemberitaan yang tidak ramah anak dapat menimbulkan dampak jangka panjang, seperti stigma sosial, tekanan psikologis, hingga terganggunya proses tumbuh kembang anak.
“Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki peran edukatif. Karena itu, prinsip perlindungan anak harus menjadi prioritas dalam setiap pemberitaan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, PWI Bengkalis juga menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya kasus kekerasan yang melibatkan anak, baik sebagai korban maupun pelaku. Hal ini dinilai menjadi tanggung jawab bersama, termasuk media, untuk turut menjaga dan melindungi generasi muda.
Ia berharap seluruh insan pers dapat lebih berhati-hati, profesional, dan beretika dalam menyajikan informasi, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi anak-anak di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....