Harga Bahan Pangan di Bengkalis Berfluktuasi, Cabai Turun, Ayam Kampung Naik

  • 07 Apr 2026 22:30 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Perkembangan harga bahan pangan di pasar tradisional Kabupaten Bengkalis pada Senin 6 April 2026 menunjukkan tren penurunan pada sejumlah komoditas hortikultura, khususnya cabai dan sayuran. Sementara itu, harga ayam kampung justru mengalami kenaikan.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis, Muhammad Samsi Nirwansyah, menjelaskan pencatatan harga dilakukan pada sejumlah titik pantau untuk memastikan akurasi data di lapangan.

Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan di Pasar Terubuk, harga cabai merah keriting tercatat turun dari Rp40.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada cabai rawit merah yang kini berada di harga Rp60.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp65.000.

“Per hari ini, sebagian besar harga cabai dan sayuran mengalami penurunan, seperti cabai merah keriting yang turun menjadi Rp35.000 per kilogram dan cabai rawit merah menjadi Rp60.000 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada cabai rawit hijau dan tomat. Ini menunjukkan pasokan di pasar cukup stabil sehingga harga cenderung terkoreksi,” jelasnya.

Selain itu, cabai rawit hijau ikut mengalami penurunan dari Rp30.000 menjadi Rp25.000 per kilogram. Komoditas sayuran seperti tomat juga mengalami koreksi harga, dari Rp12.000 menjadi Rp10.000 per kilogram.

Namun berbeda dengan komoditas cabai dan sayuran, harga ayam kampung justru mengalami kenaikan. Saat ini, ayam kampung dijual dengan harga Rp88.000 per ekor, naik dari sebelumnya Rp83.000 per ekor.

“Untuk komoditas cabai, bawang, dan sayuran, pemantauan dilakukan di tiga titik distributor cabai terbesar di Pasar Terubuk. Sedangkan untuk bahan pokok lainnya seperti Minyakita, beras, dan kebutuhan pokok lain, pencatatan dilakukan di tiga kios di depan pasar,” ujarnya.

Adapun tiga kios yang menjadi titik pemantauan tersebut yakni Toko Youn Jaya, Toko Delima, dan Toko Putra Wijaya.

Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan rutin guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat tetap aman, terutama menjelang periode peningkatan kebutuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....