ADD 2026 Diharapkan Gerakkan Ekonomi Desa Pasca Lebaran

  • 31 Mar 2026 16:33 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis — Pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap I tahun 2026 di Kabupaten Bengkalis diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi masyarakat desa, terutama setelah momentum Idul Fitri.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bengkalis, Ismail, menyampaikan bahwa dana desa memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat desa.

“Penghasilan aparatur desa akan dibayarkan, dan ini akan berpengaruh pada ekonomi karena mereka akan berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari,” jelasnya, Selasa 31 Maret 2026.

Ia menambahkan, selain untuk pembayaran penghasilan kepala desa dan perangkat, ADD juga digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan yang telah direncanakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) masing-masing desa.

Menurutnya, pelaksanaan program pembangunan desa turut berkontribusi dalam meningkatkan perputaran uang di masyarakat, terutama melalui kegiatan pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat.

“Ketika program pembangunan berjalan, tentu akan ada aktivitas ekonomi yang ikut bergerak di desa,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dana desa tidak hanya berdampak pada aparatur pemerintahan desa, tetapi juga masyarakat luas, seperti pekerja lokal, pelaku usaha kecil, hingga penyedia jasa di desa.

Dengan adanya pencairan ADD, diharapkan masyarakat desa dapat merasakan manfaat secara langsung, baik dari sisi peningkatan pendapatan maupun terbukanya peluang usaha baru.

Pemerintah daerah juga mengingatkan agar dana desa digunakan secara bijak, transparan, dan sesuai peruntukan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Melalui pemanfaatan ADD yang optimal, diharapkan desa-desa di Bengkalis mampu memperkuat perekonomian lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....