Peran Kunci LAMR Bengkalis dalam Melestarikan Tradisi Halal Bihalal Idul Fitri

  • 30 Mar 2026 15:25 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Majelis Adat LAMR (Lembaga Adat Melayu Riau) Kabupaten Bengkalis memainkan peran yang sangat vital dalam upaya mempertahankan dan melestarikan tradisi Halal Bihalal Idul Fitri di tengah masyarakat. Tradisi yang sarat makna ini tidak hanya menjadi momen perayaan keagamaan, tetapi juga memegang peranan penting sebagai perekat sosial dan penguat identitas budaya Melayu yang kental di wilayah tersebut.

Datuk Drs H. Muhammad Sidik, selaku Anggota Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kabupaten Bengkalis, Senin 30 Maret 2026, secara konsisten menekankan urgensi dari tradisi Halal Bihalal. Menurut beliau, tradisi ini merupakan wahana krusial untuk merajut kembali hubungan silaturahmi antar sesama, memperbaiki komunikasi yang mungkin terputus, serta mempererat ikatan kekeluargaan dan persaudaraan di kalangan masyarakat Melayu.

Lebih jauh, Datuk Muhammad Sidik menggarisbawahi bahwa Halal Bihalal berfungsi sebagai sarana efektif untuk memperkuat identitas masyarakat Melayu. Di tengah arus globalisasi dan modernisasi yang begitu cepat, pelestarian tradisi seperti Halal Bihalal menjadi semakin penting untuk menjaga keunikan dan kekayaan budaya lokal agar tidak tergerus oleh pengaruh luar.

“Menyadari hal tersebut, LAMR Kabupaten Bengkalis tidak tinggal diam. Melalui berbagai forum dialog interaktif, termasuk yang disiarkan oleh RRI Bengkalis, lembaga adat ini secara aktif berupaya mensosialisasikan makna mendalam dari tradisi Halal Bihalal. Tujuannya adalah agar pemahaman mengenai pentingnya tradisi ini dapat tersampaikan secara luas, terutama kepada generasi muda,” jelas Sidik.

Upaya sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kecintaan generasi penerus terhadap warisan budaya leluhur. Dengan pemahaman yang utuh, diharapkan tradisi Halal Bihalal akan terus hidup, relevan dan dijalankan secara turun-temurun, sekaligus menjadi benteng pertahanan identitas Melayu di masa depan.

“LAMR Bengkalis berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian tradisi ini, memastikan bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya senantiasa terinternalisasi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari,” harap Sidik.

Melalui peran aktifnya, LAMR tidak hanya sekadar menjaga tradisi, tetapi juga turut berkontribusi dalam membangun tatanan sosial yang harmonis dan memperkuat jati diri bangsa melalui pelestarian budaya Melayu yang kaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....