PDAM Tirta Terubuk Laksanakan Program Sambungan Gratis setelah Lebaran

  • 04 Mar 2026 21:07 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis — Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis memastikan program pemasangan sambungan rumah (SR) gratis dari pemerintah pusat akan direalisasikan pada tahun 2026 setelah sempat tertunda pada tahun sebelumnya.

Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Terubuk Bengkalis, Hary Kumbara, dalam wawancara bersama RRI menjelaskan bahwa pada 2024 Bengkalis awalnya memperoleh kuota sebanyak 1.000 SR. Namun, program tersebut dibatalkan setelah melalui tahapan verifikasi awal oleh pemerintah pusat.

“Di 2024 kita sudah diminta masukkan data sampai 1.000 SR. Waktu itu cukup mendadak dan kita berpacu dengan waktu. Tapi setelah diverifikasi, programnya batal. Lalu dijanjikan dilaksanakan 2025 dan kita diminta data ulang,” ujarnya, Rabu 4 Maret 2026.

Hary menuturkan, proses pendataan ulang kembali dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak. Setelah berkas dikirim ke pusat, tim kembali melakukan verifikasi administrasi dan survei lapangan. Dari total 1.000 usulan, hanya 175 SR yang dinyatakan memenuhi kriteria dan layak mendapatkan bantuan.

“Tim dari pusat turun langsung, dicek satu per satu, bukan secara acak. Kondisi rumah, jaringan pipa, hingga kelayakan teknis semuanya diperiksa. Yang tak layak langsung dicoret,” katanya.

Ia menyebutkan, saat ini program telah memasuki tahap pelelangan. Jika seluruh proses berjalan lancar, pemasangan fisik diperkirakan dilakukan setelah Hari Raya Idulfitri 2026.

Untuk wilayah Provinsi Riau, Hary mengatakan hanya Kabupaten Bengkalis dan Siak yang memperoleh kuota pada tahap ini. Bengkalis mendapatkan 175 SR, sementara Siak kurang dari 100 SR.

Seluruh sambungan gratis tersebut tersebar di Pulau Bengkalis sesuai hasil verifikasi tim pusat. PDAM Tirta Terubuk hanya berperan mengusulkan data calon penerima, sedangkan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat berdasarkan hasil verifikasi lapangan dan administrasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....