Panduan Komprehensif dan Moderat, Buku Manasik Terbaru Siap Tingkatkan Kualitas I

  • 04 Mar 2026 15:59 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah secara resmi merilis Buku Paket Bimbingan Manasik Haji dan Umrah Tahun 1447 H/2026 M sebagai panduan komprehensif bagi jemaah haji dan umrah Indonesia. Peluncuran ini bertujuan menghadirkan pedoman yang tidak hanya membahas aspek fikih atau tata cara ibadah, tetapi juga menyentuh dimensi filosofis dan spiritual guna mewujudkan kemandirian jemaah dalam beribadah.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, Selasa 3 Maret 2026 menyampaikan bahwa buku panduan tahun ini turut memuat manasik haji khusus bagi jemaah lanjut usia sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kelompok rentan.

“Materi manasik disajikan secara komprehensif, kontekstual, orisinal, mudah dipahami, dan aplikatif, serta menggunakan pendekatan yang memudahkan kelompok jemaah haji yang berisiko tinggi, lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas,” ujar Menhaj, dikutip dari buku tersebut.

Beberapa poin unggulan dalam buku ini antara lain pendekatan fikih taysir (kemudahan), yang mengedepankan prinsip kemudahan dalam beribadah, khususnya bagi jemaah lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan risiko kesehatan tinggi. Selain itu, buku ini mengusung moderasi manasik (tawasuth) dengan menghadirkan pilihan-pilihan hukum yang argumentatif dan kontekstual sesuai kondisi di lapangan tanpa mengurangi kesakralan ibadah.

Tak hanya itu, buku ini juga dilengkapi dengan penjelasan mendalam mengenai filosofi dan makna spiritual dari setiap rangkaian ibadah. Salah satunya adalah makna pakaian ihram yang melambangkan kesetaraan seluruh umat manusia di hadapan Allah, sehingga diharapkan jemaah tidak hanya memahami tata cara, tetapi juga menghayati esensi ibadah haji dan umrah.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menambahkan penerbitan buku ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pelayanan haji yang lebih profesional, berintegritas, dan bernilai ibadah.

“Dengan bimbingan yang tepat dan metode yang baik, insya Allah para jemaah akan lebih siap mental dan spiritual dalam menunaikan ibadah haji dengan penuh kesungguhan,” ungkapnya.

Selain Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah juga merilis Buku Kumpulan Doa dan Zikir Haji dan Umrah yang menjadi bagian dari paket bimbingan tahun 1447 H/2026 M.

Bagi jemaah haji maupun masyarakat umum yang ingin mengakses panduan tersebut secara digital, buku dapat diunduh secara gratis melalui laman resmi Kementerian Haji dan Umrah. Dengan kehadiran buku ini, pemerintah berharap jemaah Indonesia semakin mandiri, siap secara lahir dan batin, serta mampu menunaikan ibadah secara khusyuk dan bermakna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....