Zakat Fitrah Sucikan Jiwa dan Perkuat Solidaritas
- 04 Mar 2026 05:40 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis — Zakat fitrah tidak hanya menjadi kewajiban umat Islam di bulan Ramadan, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial. Hal tersebut disampaikan Kepala Kemenag Bengkalis, H. Kaidir, dalam Dialog Negeri Junjungan Menyapa di RRI Bengkalis 90.7 FM.
Dalam dialog bertema “Zakat Fitrah: Sucikan Jiwa, Tebarkan Senyum Sesama”, H. Kaidir menjelaskan bahwa zakat fitrah diwajibkan bagi setiap muslim yang mampu, sebagai penyempurna ibadah puasa Ramadan.
Menurutnya, zakat fitrah memiliki dimensi spiritual dan sosial yang kuat. Secara spiritual, zakat menjadi penyuci jiwa dari kekhilafan selama berpuasa. Secara sosial, zakat membantu kaum dhuafa agar dapat merayakan Idulfitri dengan layak.
“Allah memanggil orang-orang beriman untuk menunaikan kewajiban ini. Artinya, zakat fitrah adalah bentuk kepatuhan sekaligus kepedulian,” ujarnya.
Ia menambahkan, Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan yang memberikan kesempatan bagi umat Islam meningkatkan kualitas ibadah, termasuk melalui zakat fitrah.
Dalam pelaksanaannya, Kemenag Bengkalis telah menetapkan besaran zakat berdasarkan harga beras yang dikonsumsi masyarakat. Penyesuaian ini dilakukan agar nilai zakat relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.
H. Kaidir juga mengingatkan agar masyarakat tidak menunda pembayaran zakat fitrah hingga mendekati pelaksanaan Salat Id. Ia menyarankan zakat dibayarkan sejak awal Ramadan melalui lembaga resmi agar pendistribusian kepada mustahik dapat dilakukan tepat waktu.
“Tujuan zakat fitrah agar tidak ada saudara kita yang bersedih di hari raya. Semua bisa merasakan kebahagiaan Idulfitri,” katanya.
Ia berharap kesadaran masyarakat Bengkalis dalam menunaikan zakat semakin meningkat setiap tahunnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....