Babinsa Kopda Alif Intensif Pantau Wabah PMK
- 03 Mar 2026 13:00 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Pemerintah pusat dan daerah, khususnya di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, menggencarkan pemantauan hewan ternak guna mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Penyakit ini tergolong menular dan rentan menyerang hewan berkuku belah atau genap seperti sapi dan kambing.
Sebagai langkah antisipasi, Kodim 0303/Bengkalis melalui Koramil 03/Mandau menurunkan Babinsa Kopda Alif Alfindo untuk melakukan pemantauan hewan ternak sapi di Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran PMK di wilayah binaan.
Pemantauan dilakukan bersama Dinas Peternakan Kabupaten Bengkalis sebagai tindak lanjut atas merebaknya kasus PMK di sejumlah daerah di Indonesia. Penyakit ini dinilai dapat berdampak besar terhadap kesehatan hewan dan perekonomian masyarakat.
"Kami lakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap hewan ternak milik masyarakat yang ada di Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Sebagai tindak lanjut pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan berkuku genap atau belah, "ujar Kopda Alif Alfindo, Senin 2 Maret 2026.
Ia menambahkan, gejala PMK antara lain demam tinggi, menggigil, tidak nafsu makan, produksi susu menurun drastis pada sapi perah, keluar air liur berlebihan, hingga luka pada kuku.
"Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, kita dapat memastikan hewan-hewan ternak milik masyarakat di wilayah binaan Koramil 03/Mandau khususnya di Kecamatan Mandau bebas dari PMK atau yang lebih dikenal dengan Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak," ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat peternak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....