JMSI Apresiasi Keterbukaan Kapolres Bengkalis Terhadap Pers
- 28 Feb 2026 12:46 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Di tengah dinamika hubungan aparat penegak hukum dan insan pers, angin segar berembus di Kabupaten Bengkalis. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Bengkalis menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Bengkalis, Fahrian Saleh Siregar. Perwira berpangkat AKBP itu dinilai menunjukkan keterbukaan dan kemitraan yang hangat terhadap wartawan sejak awal masa tugasnya.
Ketua JMSI Bengkalis, Bambang Gusfryadi, mengatakan dalam beberapa bulan terakhir Kapolres memperlihatkan sikap terbuka terhadap organisasi pers maupun wartawan secara individu. Menurutnya, keterbukaan informasi dalam pemberitaan menjadi poin penting yang jarang ditemui sebelumnya. Momentum kebersamaan itu juga terasa saat kegiatan buka puasa bersama insan pers di Mandau beberapa waktu lalu.
"Hubungan pers dan kepolisian sejatinya harus berjalan beriringan. Kinerja yang baik dan prestasi yang diraih institusi kepolisian tidak akan diketahui publik tanpa peran media. Di sisi lain, pers juga membutuhkan akses informasi yang terbuka dan akurat agar dapat menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional," ujar Bambang, Jumat 27 Februari 2026.
Menurut Bambang, langkah Kapolres yang membuka ruang dialog dan menerima kritik menjadi catatan tersendiri. Kritik bukanlah sesuatu yang tabu, melainkan bagian dari proses perbaikan dalam menjalankan amanah sebagai pimpinan. Ia bahkan menilai, AKBP Fahrian termasuk Kapolres yang paling terbuka terhadap insan pers, dengan pola komunikasi yang cair dan produktif.
"Tak hanya soal komunikasi, apresiasi JMSI juga tertuju pada komitmen Kapolres dalam pemberantasan narkoba di wilayah hukumnya," kata Bambang. Dalam beberapa waktu terakhir, jajaran Polres Bengkalis gencar melakukan operasi terhadap pengedar maupun pemakai narkotika sebagai bukti keseriusan.
"Bagi JMSI, dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba adalah bentuk tanggung jawab moral bersama. Media memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba sekaligus mengawal proses penegakan hukum agar berjalan transparan dan akuntabel. Harapan kami Bengkalis yang lebih aman dan informatif bukanlah sekadar wacana, melainkan tujuan yang bisa dicapai bersama," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....