DTPHP Bengkalis Terima 500 Dosis Vaksin untuk Jembrana

  • 26 Feb 2026 15:11 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan memastikan ketersediaan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap pertama telah diterima.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan DTPHP Bengkalis, Suhairi, melalui Pejabat Fungsional Medik Veteriner, M. H. Mardani, menjelaskan bahwa vaksin PMK akan didistribusikan dalam beberapa tahap.

“Untuk vaksinasi PMK, kami baru menerima dropping tahap pertama. Secara perencanaan ada tiga tahap dropping yang akan dilaksanakan. Saat ini kami menerima 500 dosis dari target total 2.500 dosis,” jelasnya, Kamis, 26 Februari 2026.

Ia menambahkan, hingga saat ini vaksinasi PMK belum dilaksanakan karena vaksin baru diterima beberapa hari terakhir sehingga masih dalam tahap persiapan teknis.

“Pelaksanaan vaksinasi PMK memang belum dimulai karena vaksin baru saja kami terima. Namun untuk vaksinasi penyakit hewan menular lainnya, kami sudah berjalan,” tambahnya.

Saat ini, DTPHP Bengkalis tengah memprioritaskan vaksinasi Penyakit Jembrana pada ternak sapi, khususnya sapi Bali. Per 23 Februari 2026, realisasi vaksinasi Jembrana telah mencapai 783 dosis dari target 1.500 dosis.

“Per hari ini, vaksinasi Jembrana sudah terealisasi sekitar 783 dosis dari target 1.500 dosis. Karena itu, jadwal vaksinasi PMK harus menyesuaikan agar pelaksanaan di lapangan berjalan optimal,” ungkap drh. Mardani.

Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan data hingga 20 Februari 2026, tidak ditemukan kasus penyakit hewan menular pada ternak di Kabupaten Bengkalis.

“Sampai dengan 20 Februari 2026, temuan kasus penyakit hewan menular, termasuk PMK dan Jembrana, nihil atau 0 kasus,” tegasnya.

Dalam rangka mendukung produktivitas ternak, pihaknya mengimbau para peternak untuk berpartisipasi aktif dalam program vaksinasi.

“Kami mengimbau pemilik ternak, khususnya sapi Bali, untuk mengikuti vaksinasi Jembrana. Selanjutnya, bagi peternak sapi dan kerbau juga diharapkan berpartisipasi dalam vaksinasi PMK guna mencegah penyebaran penyakit,” tuturnya.

DTPHP Bengkalis memastikan akan terus melakukan pengawasan dan langkah preventif guna menjaga kesehatan hewan ternak serta mempertahankan status bebas penyakit menular di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....