Tim ASEAN-UK GTF Dorong Inklusi Mangrove
- 14 Feb 2026 14:09 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Tim ASEAN-UK Green Transition Fund (GTF) memastikan kelompok Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) dilibatkan dalam setiap kegiatan perlindungan dan restorasi mangrove di Desa Teluk Pambang. Kegiatan wawancara dan penggalian informasi aktivitas harian warga lokal dilaksanakan, Kamis 12 Februari 2026, di LPHD Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan.
Kegiatan ini diikuti masyarakat yang dibagi menjadi dua kelompok, melibatkan suku asli dan penyandang disabilitas sebagai narasumber. Setiap kelompok diminta menggambar aktivitas harian yang mereka amati maupun lakukan, lalu mempresentasikan hasilnya di hadapan tim.
Manajer Senior Ketahanan Kawasan Pesisir Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Mariski Nirwan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian terakhir kunjungan Tim ASEAN-UK GTF di Desa Teluk Pambang. Ia berharap masyarakat marginal benar-benar berpartisipasi menyampaikan informasi dan kondisi riil di lapangan.
“Menjaga mangrove adalah tentang keadilan sosial sekaligus pemulihan alam. Di mana setiap suara termasuk perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok terpinggirkan harus didengar dan dilibatkan,” ujarnya.
Menurut Mariski, penerapan prinsip GEDSI sangat penting untuk memastikan keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial. Data yang dihimpun akan menjadi bahan berbagi pembelajaran antarnegara ASEAN serta memperkuat perencanaan dan pelaksanaan proyek restorasi mangrove yang inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....