Mujahadah dan Sosialisasi Karantina bersama MUI Kabupaten Bengkalis
- 13 Feb 2026 22:17 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis bersama Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Riau Satpel Bengkalis melaksanakan kolaborasi kegiatan mujahadah dan sosialisasi perkarantinaan di masjid Nurul Ihsan Desa Kembung Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis , pada Kamis 12 Februarai 2026 malam.
Kegiatan dimulai dengan sholat Isya Berjamaah, membaca Yasin dan Doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Pj. Kepala Desa Kembung Baru, serta ceramah dan tausiah disampaikan oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Bengkalis Buya Amrizal.
Selanjutnya sosialisasi perkarantinaan yang disampaikan oleh Kasatpel Karantina Bengkalis, Muhammad Genta Indora. Kegiatan diakhiri dengan tanya jawab bersama warga Desa Kembung Raya.
Dalam kesempatan tersebut Genta menjelaskan terdapat 2 point penting yang perlu disampaikan antara lain terkait sosialisasi UU 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan . Serta disampaikan prosedur karantina yang penting dipatuhi terutama dalam pemasukan ternak peruntukan ibadah qurban.
“Karantina berfungsi untuk mencegah hama penyakit hewan karantina, hama penyakit ikan karantina, dan organisme pengganggu tumbuhan karantina sehingga semua hewan, ikan, tumbuhan serta produk turunannya. Keamanan pangannya dapat terjamin hingga aman untuk dikonsumsi oleh Masyarakat”, ucap Genta.
Ia menambahkan pulau Bengkalis umumnya setiap tahun mendatangkan ternak dari luar, sehingga setiap ternak yang masuk harus melalui pemeriksaan oleh karantina. Selanjutnya terkait kewaspadaan dini terhadap virus Nipah yang sedang mewabah di India .
“ Beberapa negara tertular virus Nipah seperti Filipina, Malaysia, Singapura dan Bangladesh. Virus Nipah dapat ditularkan dari kelelawar yang merupakan reservoir alami virus nipah dan mengkontaminasi buah buahan hingga peternakan babi,” ujarnya.
Virus ini dapat membahayakan manusia karena bersifat zoonosis dan belum ditemukan obat ataupun vaksinnya , sehingga tindakan preventif seperti tidak membawa buah-buahan dan daging babi dari negara tertular virus nipah. Apalagi desa kembung baru dan Kabupaten Bengkalis memiliki lalu lintas orang dan pelancong yang tinggi keluar masuk negeri jiran Malaysia.
Harapnnya dari kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya karantina sebagai benteng pertahanan non militer dalam menjaga sumber daya alam hayati di wilayah Republik Indonesia, khususnya Pulau Bengkalis yang kita cintai dan juga dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah terutama menjelang memasuki bulan Suci Ramadhan.
Kegiatan Mujahadah tersebut dihadiri oleh Pj Kepala Desa Kembung Baru, perangkat desa, pengurus dan imam masjid se-Desa Kembung Baru, masyarakat setempat, ketua dan sekretaris umum MUI Bengkalis, serta ketua komisi fatwa dan sekretaris MUI Kecamatan Bantan, dan Kasatpel Bengkalis BKHIT Riau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....