Polda Riau Tingkatkan Kapasitas Humas 2026
- 13 Feb 2026 18:31 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Polda Riau menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Tahun Anggaran 2026 yang diikuti para Kepala Seksi Humas (Kasi Humas) Polres jajaran serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Satker Polda Riau. Kegiatan berlangsung di Aula Tribrata Lantai 5 Mapolda Riau, Kamis, 12 Februari 2026.
Pelatihan tersebut dibuka oleh Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, mewakili Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Turut hadir Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad serta para Pejabat Utama Polda Riau.
Dalam arahannya, Brigjen Hengki menegaskan bahwa manajemen media menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan organisasi Polri, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.
“Manajemen media adalah kunci utama keberhasilan organisasi kita. Baik atau buruknya citra Polri sangat bergantung pada bagaimana kita mengelola media,” ujar Brigjen Hengki.
Ia membagikan pengalamannya selama 15 tahun bertugas di Polda Metro Jaya yang disebutnya sebagai barometer keamanan nasional, di mana pengelolaan media menjadi prioritas strategis dalam setiap kegiatan operasional.
Menurutnya, tantangan era digital native saat ini menuntut Polri untuk adaptif dan responsif. Ia menyoroti tingginya penetrasi penggunaan telepon seluler dan media sosial di Indonesia yang membuat arus informasi bergerak sangat cepat.
“Kita berada di era post-truth, di mana opini dan emosi sering kali mengalahkan fakta. Jangan biarkan narasi negatif mendominasi tanpa ada respons yang cepat dan kuat dari kita,” tegasnya.
Brigjen Hengki menekankan bahwa setiap personel Humas harus mampu mengemas informasi berbasis data dengan bahasa yang tepat agar tidak menimbulkan salah persepsi di tengah masyarakat.
“Setiap personel Humas harus mampu mengemas kata-kata dan menyajikan data secara akurat agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan berimbang,” tambahnya.
Ia juga menyebut Humas sebagai “pasukan khusus” Polri dalam membangun citra institusi. Keberhasilan tugas operasional di lapangan, menurutnya, perlu dikemas secara visual dan naratif agar publik dapat melihat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Assoc. Prof. Eka Putra, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau, serta Aris Nugroho dari Riau Creative Hub, yang membahas strategi komunikasi publik di era digital.
Selain itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad turut memberikan materi praktik public speaking kepada para Kasi Humas Polres. Materi difokuskan pada teknik penyampaian pernyataan pers, penguasaan materi, pengendalian bahasa tubuh, hingga strategi menjawab pertanyaan kritis dari wartawan secara lugas dan profesional.
“Latihan ini bertujuan agar setiap Kasi Humas mampu tampil percaya diri saat memberikan keterangan resmi, menghindari kesalahan persepsi, serta memastikan pesan institusi tersampaikan secara jelas dan tidak menimbulkan multitafsir,” jelas Kombes Pandra.
Melalui pelatihan ini, Polda Riau berharap lahir personel Humas yang profesional, adaptif, dan humanis dalam mengelola informasi publik, sejalan dengan semangat transformasi Polri Presisi di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....