Wabup Bengkalis Dorong Kades Perkuat Relasi
- 26 Jan 2026 17:01 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, meminta para kepala desa di Kecamatan Bengkalis untuk memperkuat serta memanfaatkan relasi yang baik dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Hal tersebut dinilai penting guna mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Permintaan tersebut disampaikan Bagus Santoso saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bengkalis Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bengkalis Tahun 2027, Senin, 26 Januari 2026 di Aula Kantor Camat Bengkalis.
“Di kondisi fiskal yang cenderung menurun, kita tidak boleh saling mengeluh. Justru harus saling menguatkan. Banyak desa yang berhasil karena memiliki relasi yang baik, baik dengan DPRD maupun pemerintah provinsi, sehingga APBN atau APBD provinsi bisa dibawa ke daerah,” ujar Bagus Santoso.
Ia menegaskan, kepala desa harus aktif menjalin komunikasi dan kerja sama agar berbagai peluang pendanaan dari pemerintah yang lebih tinggi dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Giatlah memberikan yang terbaik. Kalau kita hanya menghabiskan apa yang ada, semua bisa. Tapi kalau kita mampu membawa program dari luar, pembangunan akan lebih cepat dirasakan masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bagus Santoso juga menyinggung kondisi infrastruktur di Kecamatan Bengkalis, khususnya jalan poros Ketam Putih menuju Desa Sekodi yang masih menyisakan sekitar sembilan kilometer belum teraspal. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap berkomitmen menuntaskan pembangunan jalan tersebut.
“Jalan ini masih menjadi prioritas Pemkab Bengkalis dan akan terus kita dorong penyelesaiannya,” ucapnya.
Bagus Santoso berharap Musrenbang dapat menjadi forum musyawarah yang sehat dalam menentukan program dan kegiatan prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
“Kita bermusyawarah saja, tidak perlu membawa ego masing-masing. Saya mohon Pak Kades, Pak Camat, dan BPD sampaikan kondisi di lapangan apa adanya, karena anggaran kita saat ini terus mengalami penyusutan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Bengkalis, Taufik, menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan di Kecamatan Bengkalis yang memiliki 28 desa dan 3 kelurahan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi kebutuhan utama, disamping sektor ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
“Peningkatan kualitas infrastruktur dasar yang merata dan berkelanjutan masih menjadi fokus. Saat ini penuntasan jalan poros menuju Desa Sekodi tinggal sekitar sembilan kilometer lagi, dan kami berharap pembangunan ini terus berlanjut,” kata Taufik.
Selain infrastruktur, Taufik juga menekankan pentingnya pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, seperti batik tenun Teluk Latak. Ia juga menyoroti perlunya penataan dan penertiban pedagang yang masih berjualan di badan jalan.
“Kami berharap ada dukungan berkelanjutan untuk UMKM berbasis potensi lokal, serta pembenahan tata kelola pedagang agar lebih tertib dan aman,” jelasnya.
Musrenbang Kecamatan Bengkalis tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Hendra, Boby Kurniawan, dan Fakhtiar Qodri, Kepala Bappeda Bengkalis yang diwakili Kabid PPE Andrius, sejumlah kepala perangkat daerah, tim percepatan pembangunan, serta unsur pemerintahan desa se-Kecamatan Bengkalis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....