PKBM Albantani Kembangkan Kelas Jauh Pendidikan Kesetaraan
- 26 Jan 2026 06:14 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Sejak berdiri pada tahun 2011, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Albantani konsisten membantu anak-anak putus sekolah untuk mendapatkan kembali hak belajar. Lembaga ini menjadi salah satu solusi pendidikan nonformal bagi masyarakat yang tidak dapat melanjutkan pendidikan formal. Program ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan formal setara SMP dan SMA.
Ketua PKBM Albantani, Ruliono, Senin, 26 Januari 2026 mengatakan, pada awal pendiriannya, PKBM Albantani difokuskan untuk membantu anak-anak putus sekolah di Kecamatan Bantan. Tujuannya agar mereka memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan. Saat ini PKBM Albantani juga membuka kerjasama dengan beberapa pondok pesantren di daerah ini.
Seiring berjalannya waktu, Ruliono mengungkapkan, jumlah anak putus sekolah tidak hanya berasal dari satu wilayah. Berdasarkan data yang diterimanya, anak-anak putus sekolah juga berasal dari berbagai desa dan kecamatan lainnya.
“Kondisi tersebut mendorong PKBM Albantani untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan kesetaraan. Bahkan, sejumlah kepala desa meminta agar PKBM Albantani membuka kelas jauh guna memudahkan akses belajar bagi warganya. Menanggapi permintaan tersebut, kami siap membuka kelas jauh di beberapa desa. Salah satu desa yang telah membuka kelas jauh PKBM Albantani adalah Desa Sekodi, Desa Kelemantan Barat dan Desa Sungai Batang,” ujar Ruliono.
Menurut Ruliono, pembukaan kelas jauh bertujuan mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat. Dengan demikian, anak-anak putus sekolah tidak lagi terkendala jarak untuk melanjutkan pendidikan kesetaraan. Dengan adanya pendekatan pelayanan, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang tidak mau sekolah, namun ia juga menginginkan adanya umpan balik dari pemerintah desa atau tokoh setempat untuk menyodorkan data ke PKBM Albantani.
“PKBM Albantani tidak memungut biaya kepada warga belajar. Mulai dari anak putus sekolah tingkat SMP hingga SMA, semuanya kami fasilitasi agar bisa memperoleh ijazah paket. Proses pembelajaran dilakukan secara terjadwal dengan pendampingan tutor yang kompeten,” ucap Ruliono.
Ia berharap keberadaan PKBM Albantani dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan. Melalui pendidikan kesetaraan, diharapkan kualitas sumber daya manusia di desa-desa semakin meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....