Kemenag Pelalawan Studi Tiru Zona Intergritas ke Batam

  • 26 Jan 2026 03:57 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Dalam upaya memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pelalawan melaksanakan kegiatan Studi Tiru ZI ke Kantor Kemenag Kota Batam pada 21–22 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola birokrasi serta pelayanan publik di lingkungan Kemenag Kabupaten Pelalawan.

Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Kemenag Kabupaten Pelalawan, Syafwan, dengan Ketua Rombongan Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Pelalawan, Sudur. Sebanyak 32 peserta turut ambil bagian, yang terdiri atas unsur Tata Usaha, Pendidikan Islam (Pendis), Bimbingan Masyarakat (Bimas), Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa), pengawas, Kepala KUA, serta kepala madrasah.

Kedatangan rombongan Kemenag Kabupaten Pelalawan disambut hangat oleh Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, didampingi Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Batam, Resdin Efendi Pasaribu, beserta jajaran.

Kepala Kemenag Kabupaten Pelalawan, Syafwan, menyampaikan, kegiatan Studi Tiru ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran dan berbagi pengalaman dalam pembangunan Zona Integritas. Menurutnya, praktik baik yang telah diterapkan Kemenag Kota Batam dapat menjadi referensi penting bagi Kemenag Kabupaten Pelalawan.

“Melalui Studi Tiru Zona Integritas ini, kami menargetkan agar Kemenag Kabupaten Pelalawan dapat menerapkan pembangunan ZI secara optimal, sehingga mampu mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran dan berbagi pengalaman terkait pembangunan Zona Integritas,” ujar Syafwan.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, mengapresiasi kunjungan tersebut dan berharap hasil dari kegiatan Studi Tiru dapat diimplementasikan secara nyata. Ia juga memaparkan berbagai strategi dan inovasi yang telah diterapkan dalam membangun Zona Integritas di lingkungan Kemenag Kota Batam.

“Kami mengapresiasi kunjungan ini dan berharap hasil Studi Tiru dapat diimplementasikan secara nyata di Kemenag Kabupaten Pelalawan,” ucap Budi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti pemaparan materi terkait enam area perubahan Zona Integritas, diskusi interaktif, serta sesi berbagi pengalaman mengenai tantangan dan solusi dalam pelaksanaan ZI.

Melalui kegiatan Studi Tiru ini, diharapkan seluruh peserta memperoleh pemahaman yang utuh dan mampu mengimplementasikan hasil pembelajaran di unit kerja masing-masing, sebagai bagian dari komitmen Kemenag Kabupaten Pelalawan dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....