Persagi Bengkalis Edukasi Gizi Seimbang di SMANSA Bengkalis

  • 24 Jan 2026 23:04 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Pagi yang cerah di Gedung SMAN 1 Bengkalis, Rabu, 21 Januari 2026, terasa berbeda dari biasanya. Riuh rendah suara siswa tak hanya membicarakan tugas sekolah, tetapi juga menggema dalam semangat yel-yel “Gizi Seimbang” yang memenuhi area sekolah.

Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Bengkalis hadir membawa misi penting, yakni menyiapkan fisik dan mental para remaja sebagai generasi penerus bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 tersebut mengusung tema “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045”. Edukasi gizi dikemas secara menarik dan interaktif, jauh dari kesan kaku, sehingga mampu menarik antusiasme para siswa.

Kegiatan diawali dengan tantangan intelektual berupa kuis dan soal-soal seputar pengetahuan gizi. Puluhan siswa, yang merupakan perwakilan berprestasi dari masing-masing kelas, tampak antusias mengikuti sesi tersebut. Suasana yang sempat tegang saat pengerjaan soal pun mencair ketika diskusi interaktif dimulai.

Ketua Persagi Kabupaten Bengkalis, Rita Puspa, dalam sambutannya menekankan kecerdasan akademik harus didukung oleh kondisi fisik yang prima. Ia juga mengingatkan para siswa akan risiko gaya hidup modern yang tidak sehat.

“Kami mengajak adik-adik untuk mulai memilah apa yang masuk ke dalam tubuh. Kurangi makanan siap saji. Jangan sampai di usia produktif justru terhambat oleh obesitas atau penyakit tidak menular akibat pola makan yang salah,” ujar Rita, seraya mengapresiasi dukungan pihak sekolah.

Kepala SMAN 1 Bengkalis, Nurhadi, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi gizi ini menjadi pelengkap dari program makanan bergizi gratis yang telah berjalan di sekolah selama kurang lebih dua bulan terakhir.

“Edukasi hari ini memberi pemahaman kepada siswa mengapa makanan bergizi itu penting, bukan sekadar dimakan, tetapi juga dipahami manfaatnya,” jelas Nurhadi.

Sebagai narasumber, Desi dari Persagi Bengkalis memaparkan konsep dasar gizi seimbang dengan gaya komunikatif. Ia menegaskan bahwa gizi bukan hanya soal kenyang, melainkan keseimbangan antara karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

Persagi Bengkalis juga menggandeng mitra dari SPPG Bengkalis untuk memberikan perspektif tambahan. Keceriaan memuncak saat sesi tanya jawab, di mana siswa yang aktif mendapatkan bingkisan makanan sehat dan bergizi sebagai bentuk apresiasi.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menuju tahun 2045, upaya membangun generasi unggul tidak hanya bertumpu pada literasi digital dan teknologi, tetapi juga dimulai dari hal paling mendasar, yakni memastikan setiap anak bangsa tumbuh dengan gizi yang optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....