KLM Prima Kandas, Ini kata KSOP Tanjung Buton

  • 23 Jan 2026 19:04 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi, kapal layar motor (KLM) Prima Setia GT 170 yang berlayar dari Tanjung Balai Asahan menuju Selat Panjang dilaporkan kandas di perairan Desa Tenggayun, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Jumat, 23 Januari 2026 dini hari.

Beruntung, seluruh awak kapal yang berjumlah tujuh orang berhasil selamat dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Wilayah Kerja Bukit Batu KSOP Tanjung Buton, Doddy Marsuhendang, membenarkan kejadian itu saat dikonfirmasi, Jumat sore.

“Kapal memasuki perairan wilayah Bengkalis pada malam hari dan berhadapan dengan cuaca buruk serta gelombang tinggi,” ujar Doddy.

Menurutnya, nahkoda kapal mengambil langkah penyelamatan dengan mengarahkan kapal ke tepi pesisir pantai guna menghindari risiko yang lebih besar.

“Karena menghadapi cuaca buruk dan gelombang tinggi, kapten kapal mengarahkan kapal ke pesisir pantai, tepatnya di sekitar Desa Tenggayun, Kecamatan Bandar Laksamana,” jelasnya.

Kapal kemudian terdampar dan kandas di beting tidak jauh dari pantai. Namun hingga pagi hari, kapal masih terus dihantam gelombang besar hingga akhirnya mengalami kerusakan parah dan terbelah.

“Saat kejadian di laut, mereka berhasil menepi hingga kandas di beting. Beruntung seluruh kru kapal selamat dan sudah dievakuasi ke darat,” tambah Doddy.

Diketahui, KLM Prima Setia mengangkut barang kelontong, makanan ringan, dan plastik dengan total muatan sekitar 120 hingga 130 ton. Sebagian besar muatan kapal hanyut ke pesisir pantai.

“Muatan kapal banyak yang hanyut ke tepi pantai dan kemudian diamankan oleh masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Doddy menyampaikan bahwa awak kapal telah berkoordinasi dengan pemilik kapal dan pemilik barang. Dari hasil koordinasi tersebut, pemilik kapal mengikhlaskan muatan kapal untuk diambil dan dimanfaatkan oleh warga setempat.

“Pemilik kapal sudah menyetujui dan mengizinkan masyarakat mengambil serta menyelamatkan barang muatan kapal,” katanya.

Saat ini, kapal KLM Prima Setia yang dalam kondisi terbelah masih berada di lokasi kejadian dan dititipkan di pesisir Desa Tenggayun, sembari menunggu keputusan lebih lanjut dari pihak pemilik kapal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....