Hadiah Umroh untuk Guru Sederhana, Bukti Kuasa Ilahi

  • 26 Okt 2025 13:22 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis : Kisah haru datang dari Sri Hartati atau yang akrab disapa Kak Atik, seorang guru sederhana di Bengkalis yang aktif di berbagai organisasi. Tanpa disangka, ia mendapat kesempatan berangkat umroh secara gratis seluruh biayanya ditanggung oleh seorang dermawan berhati mulia yang enggan disebutkan namanya.

Sang dermawan memilih travel PT. Arminareka Perdana Bengkalis untuk melayani keberangkatan Kak Atik ke tanah suci karna travel ini menawarkan fasilitas terbaik untuk tamu Allah di mekah dan madinah seperti hotel yang dekat dengan masjid, makanan menu khas indonesia dan bimbingan dari tour leader dan mutawif yang profesional dan berpengaaman.

Nabila fitri, Pengurus Arminareka Bengkalis kepada RRI mengatakan Kak Atik ini sendiri awalnya berniat dan menabung untuk memberangkatkan almarhum suami serta mertuanya menunaikan umroh. Namun, takdir berkata lain justru Allah memanggil Kak Atik lebih dahulu untuk memenuhi panggilan suci itu.

"Proses keberangkatan hingga kepulangan pun berlangsung lancar dan penuh kemudahan. perjalanan spiritual ini dipimpin oleh Tour Leader Hj.Hamidah dan H.Ayi. Selama disana kak Atik fokus ibadah dan selalu berlama-lama di masjid sholat, mengaji, berdzikir dan iktikaf" kata Nabila fitri.

Dalam status media sosialnya, kak atik menulis dengan penuh getaran jiwa:

“Alhamdulillah, tak henti lisan ini mengucapkan syukur, jantung ini berdetak dengan getaran haru yang tak terkira serta air mata. Ini adalah hadiah terindah, perjalanan terjauh, dan karunia termulia dari-Mu, ya Rabb, yang Engkau sampaikan melalui perpanjangan tangan salah satu hamba-Mu yang berhati mulia.”

Bagi Sri Hartati, perjalanan ini bukan sekadar menempuh ribuan kilometer, melainkan sebuah perjalanan batin yang menembus batas antara doa dan kenyataan. Ia menuturkan, setiap detik di udara selama penerbangan adalah waktu untuk bermunajat, berdzikir, dan merenungi kebesaran Allah.

“Biaya yang jauh dari kata murah, Allah lunaskan. Bukti nyata bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah Yang Maha Berkehendak. Engkau datangkan dari arah yang tak diduga-duga,” tulisnya lagi dengan penuh makna.

Saat pesawat yang ditumpanginya menyentuh landasan di Jeddah, air mata syukur pun menetes. Ia menyebut Jeddah sebagai “Gerbang Karunia”, pintu menuju Tanah Haram yang selama ini hanya hadir dalam doa dan lamunan panjang.

“Udara di sini terasa berbeda. Panasnya membawa semangat, hembusannya membawa ketenangan. Ini bukan karena aku hebat, tapi karena Engkau, ya Allah, Maha Hebat. Rahmat-Mu yang luaslah yang mengizinkan hamba yang hina ini menginjakkan kaki di tanah suci.”

Tak lupa, ia menyampaikan doa dan terima kasih kepada sang dermawan yang menjadi perantara kebaikan ini.

“Terima kasih kepada hamba-Mu yang mulia yang menjadi asbab nyata kebaikan ini. InsyaAllah, Allah membalasnya dengan sebaik-baik balasan di dunia dan akhirat.”

Dengan hati penuh syukur, Sri Hartati berpesan kepada sahabat dan keluarga agar senantiasa menanamkan niat untuk menjadi tamu Allah, karena segala sesuatu akan dimudahkan-Nya bila waktunya tiba.

“Buat teman-teman yang baca, pasanglah niat dari sekarang. Berangkat atau tidak, itu urusan Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

Kisah Sri hartati ini menjadi bukti nyata bahwa setiap doa yang tulus akan menemukan jalannya, dan setiap kebaikan yang ditanam akan tumbuh dengan cara Allah yang paling indah.

“Ya Allah, jadikanlah umroh ini mabrur, ampuni dosaku, terimalah amalanku, dan bimbinglah setiap langkah hamba di Tanah Suci-Mu ini.”

Barakallahu fiikum, semoga perjalanan suci ini menjadi awal dari keberkahan baru dalam hidup beliau, dan menjadi inspirasi bagi banyak hati yang tengah menunggu panggilan yang sama menuju rumah-Nya, Baitullah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....