Waduk Mengering, Produksi Air PDAM Terhenti Sementara

  • 04 Agt 2025 11:54 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis : Akibat minimnya pasokan air baku di waduk, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Terubuk Bengkalis terpaksa menghentikan produksi air bersih sejak Jumat, 1 Agustus 2025. Kondisi ini diperparah oleh musim kemarau panjang yang menyebabkan penyusutan volume air di sumber utama PDAM.

Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Terubuk, Harry Kumbara, kepada RRI Bengkalis, Senin (4/8/2025) pagi menjelaskan, penghentian sementara produksi air dimanfaatkan untuk melakukan normalisasi atau pengerukan dasar waduk yang mengalami pendangkalan.

“Struktur tanah yang dominan gambut mempercepat pendangkalan. Saat ini kita dibantu alat berat beko amphibi dari Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis,” ujar Harry.

Ia menambahkan, per Senin pagi, PDAM sudah mulai melakukan proses produksi kembali, meskipun distribusi air ke pelanggan masih tertunda. “Kami berharap, jika tidak ada kendala teknis, air bisa mulai disalurkan ke pelanggan pada siang hari ini,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi air di waduk PDAM masih belum ideal. Debit air sangat minim sehingga menyulitkan proses penyaringan, terutama untuk menghasilkan air bersih menggunakan sistem nano filter. “Kalau airnya terlalu dangkal, hasilnya juga tidak maksimal,” sambung Harry.

Pihak PDAM Tirta Terubuk berharap curah hujan dapat segera turun, agar pasokan air baku kembali normal dan pelayanan kepada pelanggan bisa dilakukan secara optimal. Hingga kini, PDAM terus melakukan pemantauan kondisi lapangan serta berupaya memberikan informasi berkala kepada masyarakat terkait distribusi air.

PDAM juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu bijak menggunakan air bersih dan menampung air secukupnya selama proses pemulihan pasokan masih berlangsung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....