Percepatan LTT, OPLAH, CSR Bersama Menteri Pertanian RI

  • 26 Jul 2025 09:07 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Dumai: Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan program nasional di sektor pertanian yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, Selasa (22/7/2025). Rakor ini berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Gubernuran Riau, dan dihadiri oleh para kepala daerah serta pemangku kebijakan dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Fokus utama rakor ini adalah percepatan Luas Tambah Tanam (LTT), Optimalisasi Lahan (OPLAH), dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) sebagai bagian dari strategi nasional menuju kedaulatan dan swasembada pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wawako Sugiyarto menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Dumai untuk aktif mendukung kebijakan strategis nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian, khususnya dalam pengembangan sektor pangan lokal.

“Kami dari Pemko Dumai siap mendukung penuh arahan Bapak Menteri Pertanian terkait percepatan LTT, OPLAH, maupun CSR, khususnya di Dumai Kota Idaman,” tegas Sugiyarto.

Ia juga menyampaikan bahwa Kota Dumai memiliki potensi lahan seluas 4.000 hektare yang dapat dioptimalkan untuk peningkatan produksi komoditas pangan seperti padi dan kelapa.

Rakor ini juga membahas strategi teknis, mulai dari pemanfaatan lahan rawa dan lahan tidur, peningkatan indeks pertanaman, hingga penguatan sinergi lintas sektor, guna mencapai target nasional dalam penyediaan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Usai rakor, Wawako Sugiyarto menegaskan bahwa Pemerintah Kota Dumai akan segera melakukan koordinasi dengan dinas teknis serta stakeholder terkait untuk menyelaraskan langkah-langkah di lapangan.

“Kami akan pastikan sinergi antara Pemko bersama TNI, Polri, Bulog, dan unsur lainnya dapat berjalan optimal. Ini penting agar ketersediaan dan stabilitas harga pangan tetap terjaga, serta petani kita semakin sejahtera,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mempercepat realisasi program LTT Reguler, OPLAH, dan CSR melalui pendekatan kolaboratif dan terintegrasi, demi memperkuat ketahanan pangan di Bumi Lancang Kuning dan secara nasional.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....