Pemantauan Kesehatan Satwa Selatbaru Dilakukan Setiap Hari
- 29 Mei 2025 20:33 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Taman Satwa Bengkalis yang terletak di Desa Selatbaru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, kini kembali aktif dan menunjukkan perkembangan positif.
Taman yang dikelola oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis ini sebelumnya sempat tidak berfungsi selama beberapa tahun, namun kini telah dilakukan berbagai pembenahan.
Beragam koleksi satwa kini mengisi taman tersebut, termasuk beruang madu, buaya, berbagai jenis unggas, kura-kura, kalkun, ayam mutiara, dan ikan golden fish.
Kepala Disparbudpora Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura, menyebutkan bahwa koleksi satwa di kebun binatang terus bertambah, termasuk dua ekor rusa tutul.
“Dengan bertambahnya dua ekor rusa, artinya sekarang kita punya tiga ekor rusa, dua jantan dan satu betina serta dua rusa tutul,” jelas Edi Sakura Kamis, (29/5/2025).
Ia juga menambahkan bahwa beberapa hewan seperti beruang madu merupakan titipan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau. Selain itu, terdapat juga dua pasang burung merak hijau dan biru yang memperkaya koleksi fauna.
Dalam hal perawatan dan kesehatan satwa, sejak awal tahun 2025 tanggung jawab tersebut telah dialihkan kepada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis melalui bidang kesehatan hewan dan peternakan.
“Sekarang ada MoU antara Disparbudpora dan DTPHP. Tugas kami adalah mengawasi dan mengobati hewan-hewan di kebun binatang Selatbaru. Meski fasilitas kandang belum maksimal, kami terus berupaya agar satwa di sana tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit,” ungkap Suhairi, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan DTPHP
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan langsung setiap hari melalui kunjungan lapangan dokter hewan.
“Yang penting hewan-hewan yang dipelihara berasal dari Indonesia dan habitatnya tidak terlalu berbeda dengan wilayah Bengkalis,” kata Suhairi.
Sebagai imbauan, pihak pengelola meminta agar pengunjung tidak sembarangan memberikan pakan kepada satwa.
“Kadang masyarakat berpikir hewan bisa makan apa saja, padahal belum tentu cocok. Sebaiknya jangan membawa pakan dari luar,” tutup Suhairi.
Dengan berbagai perbaikan dan penambahan koleksi satwa, Taman Satwa Selatbaru diharapkan dapat menjadi tempat edukasi dan rekreasi yang lebih layak dan menarik bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....