Bupati Kasmarni Resmi Buka Musdalub LAMR Bengkalis
- 24 Des 2024 09:17 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Bupati Bengkalis, Kasmarni, yang bergelar Datuk Seri Setia Amanah Masyarakat Adat Melayu Kabupaten Bengkalis Seri Perdana Payung Negeri, membuka secara resmi Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis untuk masa khidmat 2025-2030. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, pada Senin malam, 23 Desember 2024.
Bupati Kasmarni mengungkapkan harapannya agar melalui pelaksanaan Musdalub ini, terbentuklah kepemimpinan dan kepengurusan MKA serta Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis yang memiliki visi dan misi jauh ke depan. Kasmarni berharap program kerja LAMR yang dihasilkan dapat mengakomodasi harapan masyarakat dan anak kemanakan, serta berkontribusi pada kehidupan masyarakat yang lebih bermarwah, maju, dan sejahtera.

“Kami menyambut baik dan mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Musyawarah Daerah Luar Biasa LAMR Kabupaten Bengkalis. Musdalub ini penting untuk mencari kata sepakat dalam memilih ketua dan jajaran pengurus MKA dan DPH LAMR Kabupaten Bengkalis yang selama ini kosong dan hanya diurus oleh pengurus sementara,” kata Kasmarni dalam sambutannya.
Acara Musdalub ini juga dihadiri oleh Ketua Umum MKA LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf, Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk H Taufik Ikram Jamil, serta Ketua LAMR Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis. Bupati Kasmarni menekankan dukungannya terhadap proses pemilihan yang berjalan dengan lancar, berkat kehadiran dan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten dan provinsi.
Ketua LAMR Kabupaten Bengkalis yang baru terpilih, Datuk Saukani Al Karim, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran Musdalub yang dihadiri oleh semua pihak, Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Camat Mandau yang berperan sebagai payung adat dalam kelancaran proses Musdalub yang berlangsung teduh dan menghasilkan keputusan secara aklamasi.
“Alhamdulillah, Musdalub ini berjalan lancar dan sukses. Semua pihak, baik dari kabupaten maupun provinsi, hadir dan mendukung penuh proses pemilihan ketua dan pengurus LAMR. Kami akan segera memulai langkah-langkah strategis untuk membawa LAMR menjadi bagian integral dari upaya pembangunan Kabupaten Bengkalis, khususnya dalam bidang kebudayaan dan adat istiadat,” ujar Datuk Saukani.
Datuk Saukani menambahkan, dalam waktu dekat, LAMR Kabupaten Bengkalis akan mengundang para tokoh adat dan orang tua untuk duduk bersama dan memberikan masukan terkait langkah-langkah yang perlu dijalankan untuk meningkatkan kontribusi lembaga adat dalam kemajuan daerah.
“Sebagai langkah awal, kami akan melibatkan tokoh-tokoh dari berbagai sektor di Kabupaten Bengkalis untuk memperkuat program kerja LAMR, termasuk penguatan adat istiadat. Kami berharap, kehadiran LAMR dapat dirasakan oleh masyarakat, dari kegiatan terkecil hingga penghuluan, dengan program-program yang sudah siap dilaksanakan setelah pengukuhan pada Februari mendatang,” kata Saukani.
Dengan kepengurusan yang baru, LAMR Kabupaten Bengkalis diharapkan dapat lebih berperan aktif dalam memajukan adat dan budaya Melayu Riau, serta memberikan kontribusi positif dalam pembangunan Kabupaten Bengkalis ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....