Kolaborasi Polbeng dan DPMD Dalam Program Matching Fund

  • 12 Des 2024 19:51 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis: Bupati Bengkalis Kasmarni, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Matching Fund/Dana Pendanaan 2024 yang merupakan hasil kolaborasi antara Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkalis. Program ini bertujuan untuk memperkuat pembangunan desa melalui kolaborasi akademik antara kampus dan pemerintah daerah.

Dalam arahannya pada acara Focus Group Discussion (FGD) Diseminasi Program Matching Fund 2024 yang digelar di Ballroom Hotel Prime Park Pekanbaru, Jumat (12/12/2024).

Bupati Kasmarni menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam membangun Kabupaten Bengkalis yang lebih maju, berkemajuan, dan sejahtera. Ia mengungkapkan,

"Untuk membangun Kabupaten Bengkalis yang besar, luas, dan berpulau-pulau, kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergitas, kolaborasi, dan akselerasi dari berbagai pihak, termasuk dengan perguruan tinggi seperti Politeknik Negeri Bengkalis, sangat penting bagi kami," ucap Kasmarni.

Acara yang dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa, Penjabat Kepala Desa, serta Ketua BPD se-Kabupaten Bengkalis ini juga menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka. Di antaranya adalah Direktur Polbeng, Johnny Custer, Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra Riau), Triono Hadi, dan Plt. Kepala DPMD Kabupaten Bengkalis, H. Ismail MP.

Bupati Kasmarni lebih lanjut menjelaskan bahwa berbagai potensi yang ada di desa sangat membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan Polbeng.

“Kami yakin Politeknik Negeri Bengkalis memiliki kepakaran untuk bersama-sama kami dalam memberdayakan dan mengembangkan berbagai potensi yang ada di tengah masyarakat, terutama dalam pengelolaan potensi desa,” tambahnya.

Beberapa area yang menjadi fokus pengembangan antara lain adalah penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), industri rumah tangga atau usaha mikro, pengembangan desa wisata, ketahanan pangan, pelestarian budaya, dan berbagai program lainnya yang dapat mendukung visi Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju, dan Sejahtera (BERMASA).

Tak hanya itu, Bupati juga menekankan bahwa kepakaran yang dimiliki Polbeng dapat berperan dalam peningkatan kualitas dan efisiensi layanan pemerintah desa. Salah satunya adalah melalui pelaksanaan riset kebijakan atau pengembangan sistem pendukung penyelenggaraan administrasi dan layanan pemerintah desa, yang akan berkontribusi dalam peningkatan efisiensi tata kelola pemerintahan di desa.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan norma, standar, peraturan, dan kebijakan yang dapat mengakselerasi pembangunan desa di Kabupaten Bengkalis,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kasmarni menyerahkan penghargaan kepada 30 Desa dan Kecamatan berprestasi dalam kegiatan diseminasi Program Matching Fund 2024. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung kebijakan Bermasa yang tengah dijalankan oleh pemerintah Kabupaten Bengkalis. Penghargaan tersebut diserahkan bersama dengan Direktur Polbeng, Johnny Custer, dan Kepala DPMD, H. Ismail MP.

Melalui program ini, diharapkan Polbeng dapat terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan desa-desa di Kabupaten Bengkalis, baik dalam hal pemberdayaan ekonomi, pengelolaan sumber daya alam, maupun peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa. Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan perguruan tinggi, Kabupaten Bengkalis optimis dapat menciptakan desa-desa yang lebih maju dan sejahtera, sesuai dengan visi BERMASA yang diusung oleh Bupati Kasmarni.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....