Festival Lampu Colok Dongkrak Ekonomi Warga Pangkalan Batang Barat
- 16 Mar 2026 13:38 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis — Festival Lampu Colok tidak hanya menjadi tradisi budaya masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis.
Penjabat Kepala Desa Pangkalan Batang Barat, Ujiyanto, mengatakan kegiatan tersebut mampu menarik banyak pengunjung dari berbagai daerah sehingga memberikan peluang usaha bagi masyarakat setempat.
Menurutnya, festival lampu colok menjadi momen bagi warga yang merantau untuk pulang kampung sekaligus berkumpul bersama keluarga.
“Dengan adanya lampu colok ini keluarga yang jauh bisa pulang kampung melihat tradisi ini. Selain itu masyarakat dari luar desa juga datang sehingga suasana menjadi lebih ramai,” ujarnya, Senin 16 Maret 2026.
Ia menambahkan, kehadiran pengunjung juga berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.
Berbagai jenis makanan, minuman, hingga produk usaha mikro dijual oleh warga untuk memenuhi kebutuhan pengunjung yang datang menyaksikan festival.
“UKM kita yang ada di tepi jalan bisa meningkatkan penjualannya, baik makanan, minuman maupun jualan lainnya,” jelasnya.
Tradisi lampu colok sendiri telah berlangsung sejak zaman dahulu dan terus dilestarikan oleh masyarakat di Kabupaten Bengkalis sebagai bagian dari budaya Melayu.
Lampu colok biasanya dinyalakan pada malam-malam terakhir Ramadan sebagai simbol menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri.
Pemerintah desa berharap festival lampu colok dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar tradisi budaya tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat identitas Desa Pangkalan Batang Barat sebagai salah satu daerah yang dikenal dengan tradisi lampu coloknya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....