Asal Usul Istilah “Ngabuburit”, Tradisi saat Ramadhan
- 16 Feb 2026 16:07 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Setiap bulan Ramadan, istilah ngabuburit kembali ramai terdengar di berbagai daerah di Indonesia. Kata ini merujuk pada kegiatan mengisi waktu menjelang azan Magrib atau waktu berbuka puasa.
Secara etimologis, kata “ngabuburit” berasal dari bahasa Sunda, tepatnya dari kata dasar burit yang berarti “sore hari” atau “menjelang petang”. Dalam tata bahasa Sunda, imbuhan “nga-” menunjukkan suatu aktivitas atau proses. Dengan demikian, ngabuburit secara harfiah berarti “melakukan kegiatan di waktu sore hari”.
Tradisi ini tumbuh kuat di wilayah Jawa Barat, terutama di Bandung, sebelum akhirnya menyebar luas dan digunakan secara nasional sebagai bagian dari budaya Ramadan di Indonesia.
Pada awalnya, ngabuburit dilakukan dengan kegiatan sederhana seperti berjalan santai, membaca Al-Qur’an, atau berkumpul bersama keluarga sambil menunggu waktu berbuka. Namun seiring perkembangan zaman, aktivitas ini berkembang menjadi lebih variatif mulai dari berburu takjil, mengikuti kajian keagamaan, hingga menghadiri acara komunitas.
Fenomena ini bahkan menjadi bagian dari dinamika ekonomi musiman. Pasar takjil dan sentra kuliner dadakan yang muncul setiap Ramadan menjadi ciri khas ngabuburit di berbagai kota.
Masuknya istilah “ngabuburit” ke dalam penggunaan bahasa Indonesia secara luas menunjukkan bagaimana kosakata daerah dapat bertransformasi menjadi bagian dari bahasa nasional. Media massa, televisi, hingga media sosial turut berperan mempopulerkannya, sehingga istilah ini kini dipahami lintas suku dan daerah.
Secara budaya, ngabuburit bukan sekadar menunggu waktu berbuka, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kreativitas, dan semangat berbagi selama Ramadan.
Di balik kesan santainya, ngabuburit mencerminkan cara masyarakat Indonesia memaknai waktu bahwa menunggu pun bisa menjadi momen produktif dan penuh makna. Tradisi ini memperlihatkan akulturasi antara nilai religius dan budaya lokal yang harmonis.
Kini, setiap kali Ramadan tiba, ngabuburit bukan hanya istilah, melainkan bagian dari identitas sosial yang memperkaya khazanah budaya Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....