Sejarah Panjang Onde-Onde
- 13 Sep 2024 10:35 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Onde-onde, atau dikenal juga dengan nama bola wijen, memiliki sejarah panjang yang dapat ditelusuri hingga ke Tiongkok. Makanan ini pertama kali dikenal pada zaman Dinasti Tang di Tiongkok, sekitar abad ke-7 hingga ke-10. Pada masa itu, kue ini dikenal sebagai ludeui, di daerah Changan (sekarang Xian). Ludeui merupakan kue yang terbuat dari tepung ketan yang digoreng dan dilapisi dengan biji wijen.
Menurut wikipedia, seiring berjalannya waktu, onde-onde menyebar ke berbagai daerah di Tiongkok dan kemudian ke seluruh Asia Timur dan Asia Tenggara melalui perdagangan dan migrasi. Di Tiongkok, onde-onde dikenal dengan nama yang berbeda-beda tergantung daerahnya. Di Cina utara, kue ini disebut matuan, di timur laut Cina dikenal sebagai ma yuan, dan di Hainan disebut zhen dai yang terkadang juga disebut zhimaqiu yang berarti "bola wijen".
Selain di Tiongkok, onde-onde juga dikenal di negara-negara lain. Di Malaysia, onde-onde disebut sebagai kuih bom, yang biasanya diisi dengan parutan kelapa manis atau kacang. Di Indonesia, onde-onde menjadi jajanan pasar yang populer dengan berbagai variasi regional, seperti Onde-Onde Istimewa dari Banyumas dan Bola Wijen Gandum dari Mojokerto. Di Vietnam, onde-onde dikenal sebagai bánh cam di Vietnam Selatan dan banh ran di Vietnam Utara, dengan variasi isian dan cara penyajian yang berbeda.
Sejarah onde-onde menunjukkan bagaimana makanan ini telah beradaptasi dan diterima di berbagai budaya, menjadi bagian penting dari kuliner di banyak negara Asia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....