Nopia Purbalingga, Warisan Kuliner Manis dengan Cita Rasa Legendaris
- 26 Jun 2026 12:36 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis– Nopia menjadi salah satu kuliner khas Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, yang hingga kini masih bertahan dan menjadi oleh-oleh favorit masyarakat. Kue kering berbentuk bulat menyerupai telur ini dikenal masyarakat dengan sebutan telur kura-kura, endog bulus, endog penyu, hingga endog gludug.
Nopia dibuat dari adonan tepung terigu dengan isian utama gula merah. Proses pembuatannya terdiri dari dua bagian, yakni adonan kulit dan adonan isi. Bahan kulit menggunakan campuran tepung terigu, gula pasir, susu, minyak goreng, margarin, serta mentega. Sementara bagian isi dibuat dari tepung terigu yang dicampur gula merah dan berbagai varian rasa.
Setelah adonan selesai dibuat, bahan kemudian dibentuk sesuai ukuran dan dipanggang hingga matang. Salah satu metode tradisional yang masih dipertahankan yaitu menggunakan tungku gentong berbahan tanah liat dengan bahan bakar kayu. Adonan ditempelkan satu per satu pada dinding tungku yang sudah panas hingga mengembang dan matang sempurna.
Keunikan proses pembuatan secara tradisional menjadi daya tarik tersendiri bagi Nopia. Suhu tungku harus dijaga agar kue matang merata dan menghasilkan tekstur renyah di bagian luar serta rasa manis pada bagian dalam.
Dari kaman wikipedia, nopia mulai dikenal sejak tahun 1880-an dan berkembang sebagai jajanan khas yang diperkenalkan oleh keturunan Tionghoa di Purbalingga. Hingga kini, sejumlah desa seperti Kalisube, Sudagaran, dan Pekunden masih mempertahankan tradisi pembuatan Nopia.
Dahulu, Nopia memiliki cita rasa khas bawang goreng. Namun seiring perkembangan zaman, para pelaku usaha melakukan inovasi dengan menghadirkan berbagai rasa seperti cokelat, nanas, stroberi, durian, hingga pandan. Selain itu, hadir pula varian ukuran kecil yang dikenal dengan nama Mino atau Mini Nopia.
Dengan cita rasa yang terus berinovasi dan proses pembuatan yang masih mempertahankan nilai tradisional, Nopia menjadi bukti kekayaan kuliner Nusantara yang mampu bertahan mengikuti perkembangan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....