Jemput-Jemput, Cucur, dan Cekodok: Kuih Tradisional Nusantara yang Tetap Digemari

  • 24 Jun 2026 11:52 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Kue tradisional berbahan dasar tepung goreng masih menjadi bagian penting dari kekayaan kuliner masyarakat Melayu. Di berbagai daerah, makanan ini dikenal dengan nama yang berbeda, seperti jemput-jemput, cucur, dan cekodok.

Dari laman Wikipedia, Jemput-jemput, yang juga dikenal sebagai cucur atau cekodok, pada dasarnya merupakan adonan tepung yang digoreng dalam minyak panas. Nama “jemput-jemput” diberikan karena cara pembuatannya yang diambil sedikit demi sedikit atau “dijemput” sebelum digoreng.

Dahulu, ukurannya dibuat kecil dengan tangan, namun kini biasanya menggunakan sendok untuk memudahkan proses. Berdasarkan rujukan Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP), jemput-jemput adalah kuih yang dibuat daripada adunan tepung yang dicampur pisang dan gula, atau bahan lain seperti bawang dan garam, lalu digoreng. Ciri khasnya adalah ukuran yang lebih kecil dibandingkan cucur.

Sementara itu, cucur merupakan kuih berbahan dasar tepung yang dapat dicampur dengan berbagai bahan seperti jagung, udang, ikan bilis, maupun sayuran. Sedangkan cekodok biasanya merujuk pada cucur berbahan pisang yang dihaluskan dan dicampur dalam adonan tepung sebelum digoreng.

Meski memiliki nama dan variasi yang berbeda, ketiga jenis kuih ini tetap memiliki kesamaan sebagai makanan ringan tradisional yang mudah ditemukan dan digemari masyarakat hingga kini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....