Keripik Kelakai, Camilan Khas Dayak Bernutrisi dari Kalimantan
- 03 Jun 2026 20:24 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Keripik kelakai mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang. Namun, bagi masyarakat Dayak, khususnya di Kalimantan Tengah, camilan ini sudah lama dikenal dan menjadi bagian dari kuliner tradisional yang kaya manfaat.
Kelakai merupakan tanaman paku-pakuan yang tumbuh di lahan rawa gambut atau lahan basah. Tanaman ini memiliki nama ilmiah Stenochlaena palustris dan termasuk salah satu plasma nutfah penting di Kalimantan Tengah. Di Kabupaten Kapuas, kelakai bahkan mudah ditemukan di pasar tradisional dalam bentuk ikatan daun segar.
Sejak lama, masyarakat Dayak telah memanfaatkan kelakai sebagai bahan pangan maupun obat tradisional. Tanaman ini dipercaya memiliki berbagai khasiat, seperti membantu mengatasi diare, menurunkan demam, mengobati gangguan kulit, serta membantu meningkatkan kadar darah.
Secara empiris, kelakai juga dikenal bermanfaat untuk membantu mencegah anemia dan mendukung kesehatan ibu menyusui serta balita karena kandungan zat besinya. Dikutip dari Indonesia Kaya dan pengetahuan tradisional masyarakat Dayak, selain manfaat kesehatan, kelakai juga memiliki nilai kuliner yang tinggi. Pucuk mudanya sering diolah menjadi berbagai hidangan khas, seperti oseng kelakai, juhu kelakai, hingga sayur bening kelakai yang menjadi bagian dari makanan sehari-hari masyarakat Kalimantan.
Seiring perkembangan zaman, kelakai juga diolah menjadi camilan modern berupa keripik kelakai. Camilan ini dibuat dari daun kelakai muda yang dibalut adonan tepung berbumbu, kemudian digoreng hingga kering dan renyah. Hasilnya adalah keripik dengan cita rasa gurih khas serta tekstur yang garing.
Inovasi keripik kelakai kini semakin berkembang dengan berbagai varian rasa, seperti asin, pedas, hingga asam manis. Produk ini tidak hanya menjadi camilan sehari-hari, tetapi juga mulai diminati sebagai oleh-oleh khas daerah.
Resep Keripik Kelakai
Bahan-bahan:
- 2 ikat daun kelakai muda
- 1 gelas tepung beras
- 3 sdm tepung terigu
- 1 butir telur
- Kaldu jamur secukupnya
- Air secukupnya
Bumbu halus:
- 2 siung bawang putih
- ½ sdm ketumbar bubuk
- Garam secukupnya
Cara membuat:
- Pisahkan daun kelakai dari tangkainya, lalu cuci hingga bersih dan tiriskan.
- Haluskan bawang putih, ketumbar, dan garam.
- Campurkan tepung beras, tepung terigu, bumbu halus, telur, dan kaldu jamur dalam satu wadah. Tambahkan air secukupnya hingga membentuk adonan.
- Masukkan daun kelakai ke dalam adonan, aduk hingga merata.
- Goreng dalam minyak panas hingga kuning keemasan dan renyah.
- Angkat, tiriskan, lalu sajikan.
Keripik kelakai menjadi bukti bahwa kekayaan alam lokal dapat diolah menjadi produk kuliner bernilai ekonomi tanpa meninggalkan kearifan tradisional masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....