Jadah Manten, Kue Tradisional Khas Yogyakarta Penuh Makna
- 18 Apr 2026 08:40 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis- Jadah manten merupakan kue tradisional khas Yogyakarta yang terbuat dari beras ketan dan santan, dengan isian daging, baik ayam maupun sapi, kemudian dibungkus menggunakan telur dadar.
Secara sekilas, kue ini menyerupai lemper, namun memiliki perbedaan pada proses pembuatan serta bahan pembungkusnya.
Kue ini umumnya berbentuk balok dengan ukuran sekitar panjang 7 sentimeter, lebar 4 sentimeter, dan tinggi 3 sentimeter. Pada masa lalu, jadah manten tergolong kudapan istimewa karena hanya disajikan di lingkungan keraton Yogyakarta dan kalangan kerabatnya.
Resep pembuatannya pun dahulu dijaga sebagai rahasia dapur keraton. Kudapan ini diketahui sebagai salah satu makanan kesukaan Sri Sultan Hamengku Buwono VII.
Istilah “jadah manten” berasal dari fungsinya dalam tradisi pernikahan adat Jawa, yaitu sebagai bagian dari seserahan pengantin pria kepada pengantin wanita.
Kue ini mengandung makna filosofis, yakni harapan agar pasangan pengantin senantiasa lengket dan rukun, sebagaimana tekstur jadah yang mudah melekat.
Cara membuat Jadah manten dibuat melalui beberapa tahapan proses sebagai berikut, seperti dikutip dari cookpad:
- Beras ketan dimasak bersama daun pandan hingga setengah matang untuk memberikan aroma harum.
- Ketan kemudian diuleni dengan campuran santan dan garam hingga merata.
- Setelah itu, ketan dikukus kembali hingga matang sempurna.
- Ketan yang telah matang kemudian diisi dengan daging, baik ayam maupun sapi, sesuai selera.
- Selanjutnya, ketan yang telah berisi dibungkus menggunakan telur dadar.
- Bungkusan tersebut kemudian dijepit dengan bilah bambu agar bentuknya tetap rapi.
- Tahap akhir, jadah manten dibakar atau dipanggang menggunakan oven hingga matang dan siap disajikan.
Pada masa lalu, jadah manten hanya dapat dinikmati oleh kalangan keraton Yogyakarta. Namun, seiring perkembangan zaman, kue ini dapat dinikmati oleh masyarakat umum. Meski demikian, keberadaannya relatif jarang dijumpai dan biasanya hanya tersedia pada acara tertentu, seperti pasar Ramadan di kawasan Kauman dan Kampung Ramadan Jogokariyan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....