Jaruk Kambang Tigarun, Lalapan Pahit Khas Banjar
- 02 Apr 2026 11:36 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID,Bengkalis - Pada masa lalu, masyarakat Banjar dikenal memiliki kebiasaan menyantap nasi lengkap dengan lauk-pauk serta lalapan segar. Beragam jenis sayuran dimanfaatkan sebagai pendamping, salah satunya adalah kambang tigarun. Tanaman ini dikenal karena bagian bunganya yang kerap dijadikan lalapan, sekaligus menjadi ciri khas dalam tradisi kuliner masyarakat Banjar.
Kambang tigarun merupakan tanaman musiman, sehingga tidak selalu tersedia sepanjang tahun. Meski demikian, kehadirannya cukup dinantikan, terutama oleh masyarakat yang menyukai cita rasa khas dari sayuran ini. Untuk diolah, bunga kambang tigarun yang dipilih umumnya adalah yang telah mekar sempurna.
Perlu diketahui, kambang tigarun memiliki rasa pahit yang cukup kuat. Oleh karena itu, tidak semua orang menyukainya, dan biasanya hanya dikonsumsi oleh penikmat rasa pahit. Untuk mengurangi rasa tersebut, masyarakat Banjar mengolahnya melalui proses perendaman. Bunga kambang tigarun direndam selama tiga hingga empat hari, dengan penggantian air secara berkala hingga siap dikonsumsi.
Setelah melalui proses tersebut, kambang tigarun atau yang juga dikenal sebagai jaruk tigarun, biasanya disajikan sebagai lalapan dan disantap bersama cacapan asam atau sambal, sehingga menghasilkan perpaduan rasa pahit, segar, dan gurih.
Bagi Anda yang ingin mencoba mengolahnya, Dikutip dari perpustakaan Digital Budaya Indonesia berikut cara sederhana yang dapat dilakukan di rumah.
Bahan-bahan:
- 10 kuntum bunga tigarun
1 liter air panas
Cara membuat:
- Petik bunga tigarun, kemudian diamkan hingga sedikit layu.
- Masukkan bunga ke dalam wadah yang memiliki penutup.
- Tuangkan air panas mendidih, lalu tutup dan diamkan selama satu hari satu malam.
- Keesokan harinya, buang air rendaman dan ganti dengan air panas yang baru. Diamkan hingga air menjadi dingin.
- Kambang tigarun siap disajikan sebagai lalapan, dapat dinikmati dengan sambal terasi atau sambal kacang.
- Untuk penyimpanan lebih lama, simpan dalam lemari pendingin.
Pengolahan kambang tigarun mencerminkan kearifan lokal masyarakat Banjar dalam memanfaatkan bahan pangan alami serta menjaga tradisi kuliner yang diwariskan secara turun-temurun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....