Mengenal Kue Akar Kelapa, Cita Rasa Tradisional Khas Betawi Sajian Idul Fitri

  • 30 Mar 2026 14:55 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Kue tradisional merupakan bagian penting dari kekayaan kuliner Indonesia yang mencerminkan budaya dan identitas daerah. Salah satu kue khas yang masih dikenal hingga kini adalah kue akar kelapa. Kue ini tidak hanya memiliki cita rasa khas, tetapi juga nilai historis dan budaya yang kuat, khususnya bagi masyarakat Betawi dan sekitarnya.

Menurut laman wikipedia, kue akar kelapa adalah kue kering tradisional yang berasal dari wilayah Betawi dan sekitarnya. Kue ini dikenal luas sebagai sajian khas yang biasanya dihidangkan bersama rengginang dan kacang goreng dalam berbagai acara penting, seperti perayaan hari raya dan hajatan.

Dalam tradisi masyarakat Betawi, kehadiran kue akar kelapa memiliki nilai tersendiri, terutama saat perayaan Idul Fitri. Kue ini kerap menjadi hidangan wajib yang disajikan kepada tamu sebagai bentuk keramahan dan penghormatan.

Nama “akar kelapa” merujuk pada bentuk kue yang menyerupai akar pohon kelapa. Teksturnya yang renyah dengan perpaduan rasa gurih dan manis menjadikan kue ini memiliki daya tarik tersendiri bagi penikmatnya.

Bekasi dikenal sebagai salah satu daerah penghasil utama kue akar kelapa. Namun, seiring perkembangan zaman dan perubahan pola konsumsi masyarakat, produksi kue ini tidak lagi dilakukan secara massal seperti sebelumnya.

Di beberapa daerah lain, kue ini memiliki sebutan yang berbeda. Di Kalimantan Selatan, misalnya, kue akar kelapa dikenal dengan nama stik yuyu, kue kaktus, atau akar pinang. Perbedaan nama tersebut mencerminkan kekayaan ragam budaya kuliner di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....