Mengenal Ayam Tangkap, Hidangan Ikonik dari Tanah Aceh

  • 29 Mar 2026 23:58 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Ayam tangkap merupakan salah satu kuliner khas Aceh yang semakin populer di berbagai daerah di Indonesia. Hidangan ini dikenal dengan cita rasa gurih, aroma daun kari yang khas, serta penyajian unik dengan taburan daun dan cabai yang melimpah di atas ayam goreng.

Cut Rosma, warga Aceh, Minggu 29 Maret 2026 mengatakan, Ayam tangkap adalah hidangan tradisional yang berasal dari Aceh, khususnya populer di wilayah pesisir seperti Lhokseumawe dan Aceh Utara. Menu ini bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari budaya kuliner masyarakat Aceh yang kaya akan rempah.

“Nama “ayam tangkap” memiliki makna unik. Secara harfiah berarti “menangkap ayam”. Konon, istilah ini muncul karena cara penyajiannya yang tidak biasa, potongan ayam digoreng lalu “disembunyikan” di bawah tumpukan daun kari dan daun pandan. Orang yang ingin memakannya harus “menangkap” potongan ayam di antara daun-daun tersebut,” jelasnya.

Awalnya, ayam tangkap merupakan hidangan rumahan masyarakat Aceh. Menu ini sering disajikan dalam acara keluarga, kenduri, atau perayaan adat. Penggunaan daun kari (temurui) yang melimpah mencerminkan kekayaan tanaman rempah yang tumbuh subur di Aceh.

“Selain itu, teknik memasaknya yang sederhana, menggoreng ayam bersama daun dan rempah, menunjukkan gaya masak masyarakat pesisir yang praktis namun kaya rasa. Hidangan ini juga dipercaya berkembang dari kebiasaan masyarakat memanfaatkan bahan alami di sekitar rumah,” terangnya.

Seiring waktu, ayam tangkap mulai dikenal luas dan menjadi salah satu ikon kuliner Aceh. Kini, menu ini banyak ditemukan di rumah makan khas Aceh di berbagai kota di Indonesia, bahkan menjadi daya tarik wisata kuliner bagi para pengunjung.

“Keunikan ayam tangkap terletak pada aroma kuat daun kari goreng, tekstur ayam yang renyah di luar, lembut di dalam dan Penyajian khas yang tidak biasa. Lebih dari sekadar makanan, ayam tangkap mencerminkan, kebersamaan dalam budaya makan masyarakat Aceh. Pemanfaatan rempah lokal dan identitas kuliner daerah yang kuat,” rinci Cut Rosma.

Hingga saat ini, ayam tangkap tetap menjadi salah satu warisan kuliner yang dibanggakan oleh masyarakat Aceh dan terus dilestarikan dari generasi ke generasi.

Cut Rosma juga membagikan resep Ayam Tangkap Khas Aceh, Gurih dan Wangi Rempah, berikut resep praktis yang bisa kamu coba di rumah.

Bahan-bahan:

• 1 ekor ayam kampung (potong kecil-kecil)

• 6 siung bawang merah

• 4 siung bawang putih

• 3 cm jahe

• 3 cm kunyit

• 2 batang serai (memarkan)

• 1 sdt ketumbar

• Garam secukupnya

• 15 lembar daun kari

• 5 lembar daun pandan (iris kasar)

• 10 buah cabai rawit hijau

• Minyak goreng secukupnya

• Air secukupnya

Cara Membuat:

  1. Haluskan bumbu
    Blender atau ulek bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, ketumbar, dan garam hingga halus.
  2. Marinasi ayam
    Lumuri ayam dengan bumbu halus dan serai. Diamkan selama 30–60 menit agar bumbu meresap.
  3. Ungkep ayam
    Masukkan ayam ke dalam panci, tambahkan sedikit air, lalu masak hingga air menyusut dan ayam setengah matang.
  4. Goreng ayam
    Panaskan minyak banyak. Goreng ayam hingga kuning keemasan dan agak kering.
  5. Goreng daun dan cabai
    Masukkan daun kari, daun pandan, dan cabai ke minyak panas. Goreng sebentar saja sampai harum dan renyah.
  6. Penyajian
    Sajikan ayam dengan taburan daun kari, daun pandan, dan cabai di atasnya.

Tips Agar Lebih Enak:

• Gunakan ayam kampung supaya teksturnya lebih gurih dan tidak lembek

• Jangan terlalu lama menggoreng daun kari agar tidak pahit

• Minyak harus cukup banyak agar hasilnya renyah (deep fry)

• Sajikan hangat dengan nasi putih dan sambal

Ayam tangkap terkenal karena tampilannya yang unik, ayam seperti “tersembunyi” di balik daun-daunan, sehingga harus “ditangkap” saat dimakan. Rasanya gurih, renyah, dan sangat aromatik. Selamat mencoba!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....