Nurung Kerah, Hidangan Tradisional Khas Karo Sumatera Utara
- 05 Mar 2026 20:25 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Keanekaragaman kuliner Nusantara menghadirkan berbagai hidangan tradisional yang sarat cita rasa dan nilai budaya. Salah satunya adalah Nurung Kerah, masakan khas masyarakat suku Karo di Sumatera Utara yang terkenal dengan olahan ikan asap berpadu kuah santan dan rempah-rempah khas.
Nurung Kerah biasanya menggunakan ikan lele asap atau yang dikenal sebagai ikan sale. Ikan tersebut terlebih dahulu melalui proses pengasapan hingga kering sehingga menghasilkan aroma khas serta rasa yang lebih gurih. Selain lele, hidangan ini juga dapat dibuat dari ikan patin maupun jenis ikan air tawar lainnya.
Menurut informasi yang dikutip dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, Nurung Kerah sering diolah dengan berbagai cara, seperti digulai, digoreng kering, maupun dimasak dengan sambal balado. Namun, yang paling dikenal adalah versi gulai santan yang dimasak bersama terung telunjuk, yakni terung hijau kecil berbentuk memanjang menyerupai telunjuk tangan.
Dalam beberapa variasi masakan, Nurung Kerah juga kerap dimasak bersama labu kuning atau daun singkong tumbuk, sehingga menambah cita rasa dan kekayaan tekstur pada hidangan. Keberadaan bahan-bahan tersebut menunjukkan kekayaan rempah serta pemanfaatan hasil alam yang menjadi ciri khas kuliner masyarakat Karo.
Menariknya, meskipun masyarakat Karo tinggal di wilayah dataran tinggi, minat terhadap olahan ikan tetap tinggi. Pilihan bahan yang digunakan pun beragam, mulai dari ikan air tawar segar, ikan asin, hingga ikan asap seperti dalam hidangan Nurung Kerah.
Bahan-bahan
- 6 ekor ikan lele asap
- 2 liter santan cair dari 1 butir kelapa parut
- 150 gram terung telunjuk, belah dua
- 2 batang bawang daun, iris serong
- 1 buah tomat merah, potong enam
- 1 sendok teh garam
Bumbu Halus:
- 9 buah cabai merah keriting
- 6 butir bawang merah
- 5 buah cabai rawit merah
- 5 butir kemiri sangrai
- 4 siung bawang putih
- 2 cm jahe
- 2 cm kunyit
- 1 sendok makan andaliman
Bumbu Tambahan:
- 6 lembar daun jeruk
- 3 batang serai, memarkan
- 3 buah asam cikala, memarkan
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 2 lembar daun salam
Cara Membuat:
Pertama, panggang ikan lele asap di atas bara api hingga aromanya semakin harum. Setelah itu, siram dengan air dingin untuk membersihkan sisa abu yang menempel pada ikan, lalu potong-potong dan sisihkan.
Selanjutnya, masak santan bersama bumbu halus hingga mendidih. Masukkan bumbu tambahan seperti daun jeruk, serai, asam cikala, lengkuas, dan daun salam, lalu masak hingga aroma rempah keluar.
Setelah itu, masukkan potongan ikan asap ke dalam kuah santan. Biarkan hingga kembali mendidih, kemudian tambahkan terung telunjuk dan masak hingga terung matang. Kecilkan api agar santan tidak pecah.
Terakhir, masukkan irisan bawang daun, potongan tomat, serta garam secukupnya. Masak hingga tomat mulai layu, lalu angkat dan sajikan dalam keadaan hangat.
Nurung Kerah menghadirkan perpaduan rasa gurih santan, pedas rempah, serta aroma khas ikan asap yang kuat. Hidangan ini menjadi salah satu kekayaan kuliner tradisional masyarakat Karo yang masih bertahan hingga kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....