Mengenal Es Oyen dan Perkembangannya

  • 02 Mar 2026 11:25 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Es oyen adalah minuman dingin yang terdiri atas campuran berbagai buah segar, biji-bijian, dan bahan pelengkap lainnya yang disajikan dengan es serut serta sirup manis. Teksturnya beragam, mulai dari lembut hingga kenyal, dengan cita rasa manis dan menyegarkan. Minuman ini menjadi pilihan favorit masyarakat untuk melepas dahaga, terutama saat cuaca panas.

Ciri khas es oyen terletak pada kombinasi bahannya. Potongan buah segar seperti alpukat, nangka, dan kelapa muda berpadu dengan pelengkap berupa pacar cina (sagu mutiara), kolang-kaling, dan agar-agar. Seluruh bahan tersebut disiram sirup manis dan susu kental manis, kemudian diberi es serut dalam jumlah melimpah. Perpaduan ini menghasilkan harmoni rasa dan tekstur yang khas.

Dikutip dari laman wikipedia, asal-usul nama “oyen” memiliki beberapa versi cerita. Ada yang menyebutkan bahwa nama tersebut berasal dari seorang penjual es campur di Bandung yang akrab dipanggil Pak Oyen. Versi lain menyatakan bahwa nama itu terinspirasi dari nama burung peliharaan milik penciptanya.

Menurut buku 200 Ikon Bandung: Ieu Bandung, Lur! (2010), nama “Oyen” diberikan oleh seorang pelukis asal Yogyakarta pada tahun 1970. Pelukis tersebut melukis wajah Bashar di atas kanvas, dan lukisan itu sempat dipajang di salah satu kiosnya di depan RS Immanuel, Jalan Kopo. Meski lukisan tersebut kemudian rusak, nama “Oyen” terlanjur melekat dan dikenal luas oleh masyarakat.

Sejarah es oyen tidak dapat dipisahkan dari perkembangan kuliner di Kota Bandung. Pada dekade 1950-an, seorang pedagang bernama Haji Bashar Sudjana bersama istrinya, Tati Sutihat, memulai usaha berjualan sirop sekoteng setelah merantau dari Garut ke Bandung.

Pada awalnya, Bashar Sudjana berjualan es sekoteng dengan cara dipikul dan menggunakan gerobak. Lokasi berdagangnya berpindah-pindah hingga akhirnya, pada tahun 1962, ia menetap di Jalan Sukajadi Nomor 18. Dari lokasi inilah cikal bakal es oyen berkembang dan mulai dikenal masyarakat luas.

Seiring waktu, minuman ini semakin populer dan diadopsi oleh berbagai pedagang kaki lima serta kedai es di Bandung. Kreativitas para pedagang dalam menambahkan bahan dan varian rasa baru turut mendorong popularitasnya. Tidak hanya dikenal di Bandung, es oyen kemudian menyebar ke berbagai kota di Indonesia dan menjadi salah satu ikon kuliner daerah yang tetap eksis hingga kini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....