Samba Buruak-Buruak, Sambal Sederhana Kaya Cita Rasa
- 02 Mar 2026 07:51 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID,Bengkalis - Jika mendengar kuliner khas Minangkabau, yang kerap terlintas di benak adalah rendang, ayam pop, atau gulai tunjang yang mudah ditemui di berbagai rumah makan Padang. Namun, di balik deretan menu populer tersebut, ada satu sajian sederhana yang tak kalah menggugah selera, yakni Samba Buruak-Buruak.
Dalam bahasa Minang, buruak berarti “buruk”. Nama ini merujuk pada tampilan sambal yang sekilas kurang menarik, namun jangan salah, di balik rupanya yang sederhana, tersimpan cita rasa pedas gurih yang justru membuatnya digemari, terutama oleh pencinta makanan bercita rasa kuat.
Di Sumatera Barat, Samba Buruak-Buruak dikenal sebagai lauk rumahan yang praktis. Berbeda dengan rendang yang membutuhkan waktu lama dan proses memasak berjam-jam, sambal ini dapat dibuat dengan cepat dan bahan yang mudah ditemukan. Kombinasi terung, petai, ikan teri, dan cabai merah menciptakan sensasi rasa yang khas: pedas, gurih, dan sedikit pahit dari petai yang justru memperkaya rasa.
Mengutip referensi kuliner Minangkabau dalam Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, Samba Buruak-Buruak termasuk dalam kategori sambal tradisional yang lahir dari kebiasaan masyarakat memanfaatkan bahan sederhana di dapur untuk menghasilkan lauk pendamping nasi yang kuat rasa dan aromanya. Sajian ini menjadi bagian dari identitas kuliner rumah tangga Minang yang sarat kearifan lokal.
Bahan-bahan:
- 1 papan petai
- 1 buah terung
- 50 gram ikan teri
- 100 gram cabai
- 6 siung bawang merah
- 1 siung bawang putih
- 1 buah tomat
- Garam secukupnya
Cara Membuat:
1. Goreng petai, terung yang telah dipotong, dan ikan teri hingga matang. Angkat dan sisihkan.
2. Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, dan tomat. Tambahkan sedikit garam.
3. Tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
4. Masukkan petai, terung, dan teri yang telah digoreng.
5. Aduk hingga tercampur rata dan koreksi rasa.
6. Angkat dan sajikan hangat sebagai pendamping nasi putih.
Samba Buruak-Buruak membuktikan bahwa kuliner tak selalu harus tampil mewah untuk memikat selera. Justru dari dapur sederhana, lahir rasa autentik yang memperkaya khazanah kuliner Nusantara.
Bagi yang ingin menikmati masakan pedas dengan cara praktis, sajian ini bisa menjadi pilihan. Selain mudah dibuat, mencoba resep ini juga menjadi langkah kecil untuk ikut menjaga dan melestarikan warisan kuliner Minangkabau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....