Keropok Lekor Bengkalis: Renyah Gurih Khas Pesisir Melayu
- 30 Sep 2025 19:42 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis : Keropok lekor merupakan salah satu kuliner khas Melayu yang populer di wilayah pesisir, termasuk Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Makanan ini berbahan dasar ikan segar yang dihaluskan dan dicampur dengan tepung sagu, lalu dibentuk memanjang seperti silinder dan direbus atau digoreng hingga matang. Di Bengkalis, keropok lekor menjadi bagian penting dari tradisi kuliner yang mencerminkan kekayaan laut dan kearifan lokal.
Ikan yang digunakan biasanya berasal dari hasil tangkapan nelayan setempat, seperti ikan selar, tenggiri, atau ikan bilis. Proses pengolahan dilakukan secara tradisional, dimulai dari pencucian, penggilingan, pencampuran dengan tepung dan bumbu, hingga pembentukan adonan. Setelah direbus, keropok lekor dapat langsung dikonsumsi atau digoreng untuk menghasilkan tekstur yang lebih renyah di luar dan kenyal di dalam.
Cita rasa keropok lekor Bengkalis dikenal gurih, beraroma laut, dan sedikit bertekstur smoky jika digoreng. Biasanya disajikan dengan sambal cuka atau saus pedas manis yang memperkaya rasa dan memberikan sensasi segar. Makanan ini cocok sebagai camilan sore, sajian jamuan, atau oleh-oleh khas daerah.
Di beberapa kecamatan seperti Bantan dan Rupat, keropok lekor menjadi produk unggulan UMKM yang terus dikembangkan. Banyak pelaku usaha rumahan yang memproduksi keropok lekor dalam berbagai varian, seperti keropok lekor keju, keropok lekor pedas, hingga versi mini untuk anak-anak. Inovasi ini dilakukan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan dan konsumen urban.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui dinas terkait aktif mendorong pelestarian dan promosi kuliner lokal, termasuk keropok lekor, melalui festival makanan, pelatihan kewirausahaan, dan promosi digital. Upaya ini bertujuan untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif sekaligus menjaga warisan budaya kuliner Melayu.
Keropok lekor Bengkalis bukan hanya makanan ringan, tetapi juga simbol kekayaan laut, kreativitas masyarakat, dan semangat pesisir yang terus hidup. Di setiap gigitan, tersimpan rasa bangga terhadap tradisi dan potensi daerah yang layak dikenal lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....