Sejarah dan Evolusi Batagor Kuliner Ikonik dari Bandung
- 01 Jun 2025 09:40 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Batagor adalah singkatan dari bakso tahu goreng, sebuah makanan khas daerah Bandung, Jawa Barat, yang kini telah dikenal luas di berbagai wilayah Indonesia.
Hidangan ini merupakan salah satu contoh kreativitas kuliner yang menggabungkan bahan sederhana seperti tahu dan ikan dengan teknik pengolahan khas, yaitu digoreng garing dan disajikan bersama saus kacang yang gurih dan pedas.
Batagor tidak hanya populer sebagai jajanan kaki lima, tetapi juga telah berkembang menjadi salah satu ikon kuliner urban Indonesia.
Batagor secara umum dibuat dari tahu yang dilembutkan, lalu diisi dengan adonan berbahan dasar ikan tenggiri dan tepung tapioka. Adonan ini dibentuk menyerupai bola atau potongan kecil, kemudian digoreng dalam minyak panas hingga berwarna keemasan dan matang secara merata.
Salah satu variasi yang umum ditemukan adalah siomay goreng, yang disajikan bersama batagor dan dilengkapi dengan saus kacang, kecap manis, sambal, serta perasan air jeruk nipis. Beberapa penjual juga menambahkan irisan mentimun segar sebagai pelengkap rasa dan tekstur.
Selain bentuk bulat klasik, batagor juga sering dibungkus menggunakan kulit pangsit, yang kemudian digoreng hingga renyah. Bentuk ini banyak dijumpai di wilayah Bandung dan sekitarnya. Dalam perkembangannya, muncul pula batagor kuah, yaitu batagor yang disajikan dalam kuah bening seperti hidangan bakso, menciptakan variasi rasa yang lebih segar dan berkuah.
Menurut laman wikipedia, asal usul batagor diyakini berasal dari kota Bandung pada akhir dekade 1960-an. Menurut sumber paling umum, batagor pertama kali dibuat pada tahun 1968 oleh seorang perantau asal Purwokerto bernama Haji Isan. Ia memodifikasi resep lama dari kampung halamannya untuk mengolah bakso yang tidak laku terjual, dengan cara menggiling bakso tersebut, memasukkannya ke dalam tahu, menggorengnya, dan menyajikannya dengan saus kacang, mirip dengan sajian siomay atau ngo hiang.
Konsep ini kemudian berkembang menjadi makanan baru yang disebut "bakso tahu goreng" dan disingkat menjadi batagor. Dari Bandung, makanan ini menyebar ke berbagai kota di Indonesia dan menjadi bagian penting dari jajanan kaki lima hingga kuliner restoran.
Secara historis, batagor memiliki kemiripan dengan beberapa jajanan khas Purwokerto seperti kampel (ketupat goreng), yang sama-sama digoreng dan disajikan dengan sambal kacang.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa batagor merupakan hasil asimilasi budaya kuliner lokal dengan inovasi urban dari kota besar seperti Bandung.
Kini, batagor tidak hanya menjadi ikon kuliner Bandung, tetapi juga telah menjadi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkembang pesat. Produk-produk batagor beku siap goreng juga banyak dijual secara daring maupun di pasar swalayan, menjadikannya camilan praktis yang dapat dinikmati di rumah.
Dengan cita rasa khas, adaptif terhadap selera lokal, dan mudah dibuat, batagor terus menjadi simbol kreativitas kuliner Indonesia yang berakar pada tradisi, namun terbuka terhadap inovasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....