Mengenal Bakwan, Perpaduan Rasa Sayuran dalam Setiap Gigitan

  • 19 Des 2024 06:22 WIB
  •  Bengkalis


KBRN, Bengkalis: Bakwan adalah makanan gorengan yang terbuat dari sayuran dan tepung terigu, yang banyak dijumpai di Indonesia. Makanan ini merujuk pada kudapan gorengan berbahan dasar sayuran, yang sering dijual oleh penjaja keliling. Bahan utama bakwan meliputi taoge, irisan kol (kubis), atau wortel, yang dicampur dalam adonan tepung terigu dan digoreng dalam minyak panas hingga renyah.

Dari laman Wikipedia, bakwan dikenal dengan sebutan bala-bala atau yeye dalam bahasa Sunda,, sedangkan dalam bahasa Sunda Kuningan disebut pia-pia. Di beberapa daerah Jawa Tengah, terutama Pati, bakwan juga dikenal sebagai pia-pia, sementara di Kota Semarang, bakwan disebut badak. Di wilayah eks-Karesidenan Banyumas, nama bakwan tetap digunakan. Di kota dan kabupaten Malang, bakwan dikenal dengan sebutan weci, sedangkan di Sidoarjo dan Surabaya disebut ote-ote, dan di Situbondo dikenal sebagai hongkong. Di Makassar, bakwan disebut bikandoang, sementara di Samarinda, bakwan lebih populer dengan nama ote-ote.

Bakwan memiliki kemiripan dengan masakan Jepang, yaitu yasai tempura (tempura sayuran), dan masakan Korea, pajeon.

Kata "bakwan" berasal dari bahasa Tiongkok, tepatnya bahasa Hokkien. Dalam bahasa Hokkien, kata "bak" berarti "daging" dan "wan" berarti "bola". Penggunaan kata "bak" ini juga dapat ditemukan dalam nama makanan lain yang mengandung daging, seperti bakpao (roti isi daging), bakso (bola daging), bakmi (mi daging), bakpia (kue isi kacang hijau), dan bacang (daging cincang). Seiring dengan perkembangan perdagangan dan pertukaran budaya di Indonesia, resep makanan pun berbaur, memengaruhi masakan tradisional setempat. Meskipun saat ini bakwan umumnya tidak mengandung daging atau udang, kata "bak" tetap dipertahankan dalam nama makanan ini.

Selain bakwan yang berbahan sayuran, terdapat juga variasi bakwan udang, yang menggunakan udang utuh yang digoreng bersama adonan tepung terigu. Meskipun bahan bakwan dan perkedel berbeda, istilah bakwan dan perkedel sering kali tertukar, seperti pada bakwan jagung atau dadar jagung, yang sering disebut juga perkedel jagung.

Bakwan dapat dinikmati sebagai lauk pendamping nasi atau sebagai camilan ringan saat bersantai. Biasanya, bakwan disajikan dengan sambal atau cabai rawit sebagai pelengkap.

Beberapa pendapat menganggap bahwa bakwan merupakan nama lain dari bakso, dengan kata "bak" yang berarti daging dan "wan" yang berarti bulat. Oleh karena itu, bakwan dapat diartikan sebagai "daging bulat", sedangkan dalam bakso, kata "so" berarti dibuat bulat. Sebagai contoh, dalam sebutan bakwan Malang atau bakwan Surabaya, istilah ini merujuk pada makanan berbentuk bulat yang mirip dengan bakso, meskipun biasanya berbahan sayuran atau udang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....