Warga Pinggir Aktif Vaksin Rabies, Kesadaran Makin Tinggi
- 02 Okt 2026 21:03 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Kesadaran masyarakat Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, terhadap pentingnya vaksinasi rabies pada hewan peliharaan dinilai semakin tinggi. Bahkan, warga secara aktif mendatangi Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) ketika jadwal vaksinasi belum diinformasikan.
Medik Veteriner Puskeswan Kecamatan Pinggir, drh. Raynold Rahman, mengatakan vaksinasi rabies di wilayah tersebut telah rutin dilaksanakan selama lebih dari 10 tahun. Khusus di Desa Titian Antui, masyarakat dinilai telah memahami pentingnya vaksinasi terhadap hewan yang rentan tertular rabies, terutama anjing.
"Kalau di lokasi ini sudah berjalan sekitar 10 tahun. Kegiatannya rutin. Bahkan, kalau sampai bulan November belum ada kabar vaksinasi, masyarakat dengan kesadaran sendiri datang ke Puskeswan untuk menanyakan vaksin," kata Raynold pada Jum'at, 2 Oktober 2026.
| Baca juga: Manfaat Daun Putri Malu Bagi Kesehatan Tubuh |
Menurutnya, tingginya kesadaran tersebut tidak terlepas dari edukasi yang terus dilakukan petugas bersama berbagai pihak. Edukasi menjadi penting karena masih terdapat sebagian masyarakat yang belum memahami bahaya rabies maupun penanganan ketika terjadi kasus gigitan hewan.
"Di Titian Antui kami bersama drh. Gultom juga melakukan edukasi kepada masyarakat. Kalau terjadi konflik di masyarakat, misalnya akibat kasus gigitan atau persoalan lainnya, kami berusaha menjembatani agar bisa diselesaikan dengan baik," ujarnya.
Raynold menyebutkan, antusiasme masyarakat tidak hanya terlihat dalam vaksinasi aktif yang dilakukan petugas, tetapi juga melalui vaksinasi pasif ketika warga membawa hewan peliharaannya langsung ke Puskeswan.
| Baca juga: Bahaya Deterjen Bagi Kesehatan |
"Antusias masyarakat cukup tinggi, baik ketika dilakukan vaksinasi pasif maupun aktif. Salah satu alasannya karena mereka khawatir apabila hewan peliharaannya menggigit orang lain, karena biaya untuk mendapatkan suntikan anti-rabies akan menjadi tanggungan pemilik hewan," jelasnya.
Ia menambahkan, anjing menjadi jenis hewan yang paling banyak mendapatkan vaksinasi rabies di Kecamatan Pinggir. Dalam satu hari, pelayanan vaksinasi bahkan dapat mencapai sekitar 300 hingga 400 ekor hewan.
"Kesadaran warga khususnya di Titian Antui sudah sangat baik. Mereka memahami pentingnya mendapatkan vaksin rabies, khususnya untuk anjing peliharaan. Di Desa Sebanga juga ada masyarakat yang secara aktif meminta hewannya untuk divaksin," ungkap Raynold.
Raynold mengimbau masyarakat untuk tetap rutin melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan serta memastikan hewan mendapatkan penanganan yang tepat. Langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya penularan rabies dari hewan ke manusia.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DPTHP) terus mendorong pelaksanaan vaksinasi rabies di berbagai wilayah. Vaksinasi dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan masyarakat sekaligus mengendalikan penyebaran rabies pada hewan penular rabies (HPR).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....