Kenali Ciri-Ciri Kanker Payudara, Deteksi Dini Jangan Diabaikan
- 30 Sep 2026 09:53 WIB
- Bengkalis
Kanker payudara menjadi salah satu penyakit yang perlu mendapat perhatian, terutama karena kelainan pada payudara terkadang tidak disadari sejak awal. Mengenali perubahan yang tidak biasa pada payudara menjadi salah satu langkah penting agar pemeriksaan dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Kementerian Kesehatan RI menjelaskan, kanker payudara terjadi ketika sel-sel ganas berkembang di dalam jaringan payudara. Kanker ini lebih banyak terjadi pada perempuan, meskipun dalam jumlah yang jauh lebih sedikit juga dapat dialami laki-laki.
Kenali Ciri-Cirinya
Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah munculnya benjolan atau penebalan yang tidak biasa pada payudara. Benjolan dapat terasa berbeda dibandingkan jaringan di sekitarnya dan pada tahap awal tidak selalu menimbulkan rasa sakit.
Selain benjolan, beberapa perubahan berikut juga perlu diperhatikan:
- Perubahan ukuran atau bentuk payudara, terutama bila terjadi perubahan yang tidak biasa pada salah satu sisi.
- Kulit payudara berubah, misalnya menjadi kemerahan, menebal, berkerut atau tampak menyerupai kulit jeruk.
- Puting tertarik atau masuk ke dalam, terutama apabila perubahan tersebut baru terjadi.
- Keluar cairan tidak normal dari puting, khususnya cairan berdarah atau keluar tanpa rangsangan.
- Pembengkakan atau benjolan di ketiak maupun sekitar tulang selangka, yang dapat berkaitan dengan pembesaran kelenjar getah bening.
- Luka pada payudara yang tidak kunjung sembuh atau perubahan kulit yang menetap.
- Nyeri atau rasa tidak nyaman pada payudara maupun puting, meskipun perlu diketahui bahwa kanker payudara tidak selalu menimbulkan rasa sakit.
Perlu diingat, munculnya satu atau beberapa tanda tersebut tidak otomatis berarti seseorang menderita kanker payudara. Benjolan dan perubahan payudara juga dapat disebabkan kondisi lain. Diagnosis kanker memerlukan pemeriksaan medis, yang dapat mencakup pemeriksaan fisik, mamografi, ultrasonografi (USG), hingga biopsi sesuai indikasi.
Jangan Tunggu Sampai Terasa Sakit
Anggapan bahwa kanker payudara selalu ditandai rasa sakit perlu diluruskan. Benjolan pada kanker payudara dapat tidak terasa nyeri, terutama pada tahap awal. Karena itu, perubahan yang mencurigakan sebaiknya tidak diabaikan hanya karena tidak menimbulkan sakit.
Salah satu upaya mengenali perubahan pada payudara adalah SADARI atau Pemeriksaan Payudara Sendiri. Pemeriksaan dilakukan dengan mengamati bentuk dan kondisi payudara di depan cermin serta meraba seluruh area payudara dan ketiak untuk mengetahui adanya perubahan yang tidak biasa.
Kementerian Kesehatan menganjurkan SADARI dilakukan secara berkala. Waktu yang dianjurkan bagi perempuan yang masih menstruasi adalah sekitar hari ke-7 hingga ke-10 terhitung dari hari pertama menstruasi. Bagi perempuan yang telah menopause, pemeriksaan dapat dilakukan pada tanggal yang sama setiap bulan.
Segera Periksakan Jika Menemukan Perubahan
Jika ditemukan benjolan baru, perubahan bentuk payudara, puting tertarik ke dalam, cairan tidak normal dari puting, perubahan kulit, atau kelainan lain yang menetap, pemeriksaan ke fasilitas kesehatan sebaiknya tidak ditunda.
Deteksi dini bukan berarti mendiagnosis kanker sendiri. Tujuannya adalah mengenali perubahan sedini mungkin sehingga tenaga medis dapat menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Mengenali kondisi payudara sendiri dan tidak mengabaikan perubahan yang mencurigakan menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan. Semakin dini kelainan diperiksa, semakin cepat pula penyebabnya dapat diketahui dan penanganan yang tepat dapat ditentukan.
Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia – Ayo Sehat dan Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....