Kenali Gejala Diabetes pada Wanita yang Perlu Diwaspadai

  • 29 Sep 2026 20:33 WIB
  •  Bengkalis

RRI, CO.ID, Bengkalis - Diabetes dapat dialami siapa saja, baik pria maupun wanita. Namun, terdapat sejumlah gejala yang lebih khas pada wanita sehingga penting dikenali sejak dini.

Mengutip Alodokter, Gejala umum diabetes antara lain sering haus dan lapar, sering buang air kecil, perubahan berat badan tanpa sebab yang jelas, mudah lelah, penglihatan kabur, mual, serta luka yang sulit sembuh.

Selain gejala umum tersebut, ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan pada wanita:

1. Infeksi Jamur Berulang

Infeksi jamur pada vagina yang terjadi berulang dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diwaspadai. Menurut Alodokter, kadar gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol dapat membuat jamur Candida lebih mudah berkembang. Kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa gatal, nyeri, keputihan, serta rasa perih atau tidak nyaman saat berhubungan seksual.

2. Sering Mengalami Infeksi Saluran Kemih

Wanita dengan diabetes juga dapat lebih rentan mengalami infeksi saluran kemih atau ISK. Tingginya kadar gula dalam urine dapat memudahkan bakteri berkembang. Gejalanya antara lain nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, demam, hingga urine yang mengandung darah.

3. Vagina Kering dan Gairah Seksual Menurun

Gejala lain yang dapat muncul adalah vagina terasa kering dan menurunnya dorongan seksual. Alodokter menyebut kondisi tersebut dapat berkaitan dengan neuropati diabetik atau kerusakan serabut saraf akibat tingginya kadar gula darah.

4. Hormon Dapat Memengaruhi Gula Darah

Pengendalian diabetes pada wanita juga dapat dipengaruhi perubahan hormon. Perubahan hormon selama menstruasi, kehamilan, dan menopause dapat membuat kadar gula darah lebih sulit dikendalikan.

Alodokter juga menyebut beberapa jenis pil kontrasepsi dapat meningkatkan kadar gula darah dan menurunkan respons insulin. Karena itu, wanita yang memiliki diabetes sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai pilihan kontrasepsi yang sesuai.

Diabetes yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko komplikasi, termasuk penyakit jantung dan ginjal. Pada wanita, kondisi ini juga dapat berkaitan dengan masalah kesuburan, gangguan selama kehamilan, serta infeksi saluran kemih dan vagina yang berulang.

Untuk membantu menjaga kadar gula darah, pola makan bergizi, aktivitas fisik secara rutin, menghindari rokok, serta pemeriksaan kesehatan berkala dapat dilakukan.

Jika mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada diabetes, pemeriksaan ke dokter penting dilakukan. Diagnosis dapat dilakukan melalui pemeriksaan darah atau urine sehingga kondisi dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....