Diet Gagal karena Jajan, Ini Solusinya

  • 24 Agt 2026 16:46 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Menjalani diet bukan berarti harus berhenti menikmati makanan favorit.Namun,ada satu kebiasaan yang sering tidak disadari bisa membuat usaha menurunkan berat badan menjadi lebih sulit, yaitu jajan di sela-sela waktu makan.

Mulai dari gorengan,keripik, biskuit, minuman manis, hingga makanan ringan yang dibeli saat sedang bekerja atau bepergian. Makanan tersebut mungkin terlihat kecil porsinya, tetapi jika dikonsumsi berulang kali,jumlah energi yang masuk ke tubuh bisa bertambah cukup banyak.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), memilih camilan yang lebih bernutrisi dan memperhatikan ukuran porsi dapat membantu seseorang menjalani pola makan yang lebih sehat.Disarankan agar makanan ringan tidak langsung dimakan dari bungkusnya. Sebaiknya,ambil secukupnya ke dalam wadah sehingga jumlah yang dikonsumsi lebih mudah dikontrol.

Jadi, daripada mengatakan “saya tidak boleh jajan sama sekali”, lebih baik mengubah cara jajan. Solusinya adalah

1. Jangan Jajan Karena Sekadar Ingin

Coba bedakan antara lapar dan ingin makan.

Ketika perut benar-benar lapar,tubuh membutuhkan makanan.Namun,terkadang keinginan jajan muncul hanya karena melihat makanan,merasa bosan,sedang stres, atau terbiasa membeli camilan pada jam tertentu.

Sebelum membeli makanan,berhenti sebentar dan tanyakan kepada diri sendiri “Apakah saya benar-benar lapar atau hanya ingin ngemil”? Jika memang lapar, pilih camilan yang lebih mengenyangkan.

2. Pilih Camilan Yang Lebih Mengenyangkan

Camilan seperti buah, sayuran, yoghurt tanpa tambahan gula, kacang-kacangan dalam jumlah wajar atau makanan berbahan biji-bijian utuh bisa menjadi pilihan.

Masih dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan buah dan sayuran memiliki kandungan air dan serat yang dapat membantu memberikan rasa kenyang dengan jumlah kalori yang relatif lebih rendah. Namun buah dan sayuran sebaiknya menggantikan makanan berkalori lebih tinggi, bukan sekadar ditambahkan ke pola makan yang sudah ada.

Artinya, jika biasanya membeli keripik, bisa menggantinya dengan buah. Bukan makan keripik lalu ditambah buah.

3. Waspadai minuman manis

Terkadang yang membuat diet berantakan bukan hanya makanan yang dikunyah,tetapi juga minuman. Es kopi susu,minuman boba, teh manis, minuman bersoda atau minuman dengan tambahan sirup bisa memberikan tambahan gula dan energi tanpa membuat kita merasa kenyang seperti setelah makan.

Disarankan untuk membatasi minuman dan makanan dengan tambahan gula serta lebih sering memilih air putih atau pilihan minuman yang lebih rendah gula.

4. Jangan Makan Langsung dari Bungkus

Kebiasaan sederhana ini sering tidak disadari.Ketika makan keripik atau biskuit langsung dari kemasan, kita bisa terus mengambil makanan tanpa mengetahui berapa banyak yang sudah dimakan.

Anda bisa tuangkan ke dalam mangkuk atau wadah sesuai porsi yang ingin dimakan,kemudian simpan kembali sisanya.Cara ini bisa membantu Anda mengendalikan porsi camilan.

5. Tetap Boleh Menikmati Makanan Favorit

Diet yang terlalu ketat justru bisa membuat seseorang merasa tersiksa dan sulit mempertahankan kebiasaan dalam jangka panjang.

Pola makan sehat sebaiknya tetap memperhatikan kebutuhan dan kondisi seseorang. Yang penting adalah membangun pola makan yang realistis dan dapat dijalankan secara konsisten.

Jadi,Jika sesekali ingin makan gorengan, martabak, mi Instan atau makanan favorit lainnya, bukan berarti seluruh usaha diet langsung gagal. Yang perlu diperhatikan adalah porsi, frekuensi, dan keseimbangan pola makan secara keseluruhan. Intinya adalah jangan perang dengan jajan

Diet bukan berarti menahan makan makanan enak. Tetapi diet lebih kepada bagaimana kita mengatur kebiasaan makan agar jumlah energi yang masuk sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Jika kebiasaan jajan mulai mengganggu target, tidak perlu langsung menghilangkannya secara total. Mulailah dengan langkah sederhana, kurangi Keseringan,pilih makanan yang lebih mengenyangkan, batasi minuman manis dan kendalikan porsinya.

Dan jika suatu hari kebablasan jajan, jangan langsung berpikir bahwa diet sudah gagal. Satu kali makan berlebihan tidak menentukan seluruh perjalanan diet. Kembali ke pola makan yang lebih teratur pada waktu makan berikutnya.

Penurunan berat badan yang sehat lebih berkaitan dengan perubahan gaya hidup secara keseluruhan. Termasuk pola makan, aktivitas fisik, tidur yang cukup dan pengelolaan stress.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....