Bahaya di Balik Lezatnya Batagor: Risiko jika dikonsumsi Berlebihan

  • 20 Mei 2026 15:10 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Batagor menjadi salah satu jajanan favorit masyarakat Indonesia karena rasanya yang gurih, teksturnya renyah, dan saus kacangnya yang khas. Makanan yang terbuat dari campuran tahu, ikan, dan tepung ini memang cocok dinikmati kapan saja, baik sebagai camilan maupun pengganjal lapar.

Namun, di balik kelezatannya, konsumsi batagor secara berlebihan ternyata dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan yang sering kali tidak disadari. Kandungan minyak, garam, serta kalori yang cukup tinggi pada batagor dapat memicu gangguan kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering. Oleh karena itu, penting untuk memahami dampak di balik kebiasaan menikmati batagor agar tetap bisa menikmatinya dengan lebih bijak.

Mengutip laman Alo dokter Kemenkes RI, meskipun batagor enak dan mengenyangkan, konsumsi berlebihan sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan berikut ini:

  1. Obesitas

    Batagor mengandung kalori, lemak, dan karbohidrat yang cukup tinggi, sehingga jika dikonsumsi terlalu sering dapat meningkatkan berat badan dengan cepat. Risiko obesitas ini juga berdampak pada munculnya penyakit lain, seperti diabetes dan penyakit jantung.

  2. Kolesterol tinggi

    Banyaknya minyak goreng dan penggunaan saus kacang yang berlemak dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Kadar kolesterol yang tinggi bisa memicu penyumbatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko serangan jantung.

  3. Tekanan darah tinggi

    Kandungan natrium (garam) pada batagor dan bumbu pelengkapnya bisa menaikkan tekanan darah, terutama bagi yang sensitif terhadap garam. Jika dibiarkan, tekanan darah tinggi berbahaya untuk kesehatan jantung dan ginjal.

  4. Gangguan pencernaan

    Konsumsi saus kacang yang pedas dan berminyak secara berlebihan dapat memicu masalah pencernaan, seperti sakit perut, maag, atau diare. Penggunaan minyak berulang saat menggoreng juga membuat batagor sulit dicerna oleh lambung.

  5. Terpapar bahan kimia berbahaya

    Batagor yang digoreng dengan minyak bekas atau pada suhu sangat tinggi berisiko mengandung senyawa berbahaya, seperti akrilamida. Zat ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan jika masuk ke tubuh dalam jumlah banyak atau secara terus-menerus.

Agar tetap bisa menikmati batagor tanpa mengkhawatirkan risiko kesehatan, berikut beberapa tips sederhana yang bisa Anda lakukan:

  • Pilih batagor yang digoreng dengan minyak baru.
  • Kurangi penggunaan saus dan bumbu.
  • Tambahkan sayuran segar sebagai pelengkap.
  • Batasi porsi batagor, jangan berlebihan.
  • Buat batagor sendiri di rumah dengan bahan yang lebih sehat dan minyak goreng yang bersih.

Sebagai salah satu jajanan favorit, Batagor memang sulit untuk ditolak. Namun, mengonsumsinya secara berlebihan dapat membawa berbagai risiko kesehatan, mulai dari peningkatan kolesterol, obesitas, hingga gangguan tekanan darah.

Menikmati batagor sesekali tentu tidak menjadi masalah, asalkan tetap diimbangi dengan pola makan sehat dan gaya hidup aktif. Dengan mengatur porsi dan frekuensi konsumsi, kita tetap bisa menikmati kelezatan batagor tanpa harus mengorbankan kesehatan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....